Heboh! Mobil Bermuka Dua di Bandung Ditilang Polisi

HEBOH: Mobil dengan dua kepala mejadi perhatian warga Bandung. Mobil modifikasi milik Roni tersebut berhasil melewati penjagaan polisi sebelum akhirnya ditilang di daerah Sukajadi. Net

HEBOH: Mobil dengan dua kepala mejadi perhatian warga Bandung. Mobil modifikasi milik Roni tersebut berhasil melewati penjagaan polisi sebelum akhirnya ditilang di daerah Sukajadi. Net

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Mobil sedan berwarna emas dengan tampilan modifikasi bagian muka di depan dan belakang sempat viral di media sosial saat ditilang petugas Satlantas Polrestabes Bandung, Senin (15/1/18).

Belakangan diketahui, mobil tersebut dirakit di pool Taksi Gemah Ripah di Jalan Babakan Cibeureum, Kota Bandung sejak enam bulan lalu. Mobil modifikasi itu milik Roni Gunawan, direksi perusahaan yang menaungi taksi Gemah Ripah.

Mobil baru rampung dimodifikasi pekan ini melibatkan lima orang yang bertanggung jawab di pengecatan dan las untuk memotong bagian tengah dua mobil. Senin (15/1/18), pemilik mobil membawa mobil aneh itu dari bengkelnya menuju Jalan Setiabudi lewat Jalan Sukajadi.

Budi (40), mekanik yang terlibat dalam modifikasi mobil itu mengisahkan, mobil dengan dua muka di depan dan belakang itu mampu melewati penjagaan polisi di sejumlah titik dari kawasan Jalan Raya Cimahi-Bandung hingga ke kawasan Jalan Sukajadi.

Hanya saja, di depan Polsek Sukajadi, polisi memberhentikannya. Sedan Vios ini memiliki panjang 4.4 meter dan lebar 1.7 meter. Dengan menggabungkan bagian muka dua sedan ini, maka panjang sedan modifikasi ini pun jadi bertambah.

“Panjangnya sekarang bertambah lebih dari panjang normal,” ujar Budi.

Mobil tersebut diparkir di salah satu sudut pool Taksi tersebut dengan keadaan tertutup. Aning dan Budi sempat menunjukan mobil tersebut. Interior dalam menggunakan paduan warna hitam dan krem.

Knalpot berada di bagian tengah belakang mobil dan terdapat dua kemudi. Empat kursi di dalam saling membelakangi.

Potongan dan sambungan las di bagian atas tengah tampak rapih dan tidak ada bekas-bekas las untuk menyambung dua bagian muka depan mobil. Mobil tersebus masih menggunakan transmisi manual.

“Kemudi belakang dan depan mengunakan dua mesin, keduanya bisa digunakan. Suspensinya masih menggunakan standar,” pungkasnya.

(RBD/nda/net/pojokjabar)


loading...

Feeds