Malu dan Takut Ketahuan Orang Tuanya, Sepasang Kekasih di Cimahi Ini Nekad Habisi Bayinya

ilustrasi jasad bayi

ilustrasi jasad bayi

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa itu saat ini dirasakan oleh sepasang kekasih yang nekat melakukan tindakan buang bayi. Selain harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dibalik jeruji besi, kedua pasangan yang belum menikah ini harus mengganti uang pendidikan kilat (diklat) sebesar Rp 40 juta sekaligus .

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, menjelaskan, awalnya Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi menerima laporan dari salah seorang warga yang menyebutkan, ada seorang laki-laki meminta warga untuk membantu menguburkan bayi di salah satu pemakaman tepatnya di Kampung Babakan Sari, RT 08/RW 09 Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi. Laki-laki itu diketahui berinisial GM (20) sementara sang wanita berinisal RR (19).

“Mendapat laporan tersebut, anggota kami langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan. Anggota langsung menindaklanjuti hasil olah tempat kejadian perkara,” kata Rusdy, di Mapolres Cimahi Jalan Amir Machmud, kamis (23/11/17).

Dari pengakuan tersangka (GM) kepada polisi, kata Rusdy, dia nekat melakukan perbuatan kejinya itu lantaran tak kuat menahan malu, apabila bayi perempuan malang itu diketahui oleh orang tua merek masing-masing. Terlebih hubungan keduanya belum resmi sebagai suami isteri.

“Mereka panik dan gelap mata. Jadi apapun dilakukan agar kelahiran bayi itu tidak diketahui orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku berhasil diamankan polisi di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cimahi Tengah tak lama setelah GM mencoba mengubur bayinya. Pelaku ditangkap pada 19 November 2017 sekitar pukul 14.00 WIB.

“Niat buang bayinya sekitar jam 5 pagi. Sekarang kedua pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.


loading...

Feeds

Suspect Difteri

5 Warga Bekasi Suspect Difteri

Penderita Difteri di Kota Bekasi bertambah. 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah sakit …