Aliansi Buruh Jawa Barat Tolak Rancangan Pengupahan

DEMO: Ribuan buruh dari berbagai organisasi melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung,Selasa (21/11/17).

DEMO: Ribuan buruh dari berbagai organisasi melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung,Selasa (21/11/17). "Kalau saya semuanya saja," RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat berunjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (21/11/17). Dalam aksinya mereka menolak sistem upah dengan PP 78.

Mereka pun menolak rancangan peraturan gubernur (Pergub) tentang tata cara penetapan upah minimum provinsi (UMP), upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK). Pasalnya, hal itu dinilai merugikan kaum buruh di Jawa Barat.

Selain itu, kaum buruh meminta gubernur diakhir masa jabatannya untuk menetapkan UMK 2018 tidak memakai formula pasal 44 PP 78/2015, melainkan sesuai rekomendasi bupati walikota dikarenakan ada beberapa kabupaten kota di jawa barat merekomendasikan UMK diatas formula Nasional.

Penetapan UMP/UMK berdasarkan PP 78 Tahun 2015 dinilai bertentangan dengan UU No 13 Tahun 2003 yang mengamanatkan bahwa upah minimum ditetapkan berdasarkan KHL dan pertumbuhan ekonomi dan lainnya.

Sementara itu, formulasi dalam PP 78 tahun 2015 tidak berdasarkan KHL melainkan hanya berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi secara nasional.


loading...

Feeds

Obrolan Bersama Pojokjabar Tentang Pilbup Bogor di Graha Pena, Kamis (14/12/2017)

Pilbup 2018 di Mata Kader PDIP

POJOKJABAR.com, BOGOR– Sejumlah tokoh di Kabupaten Bogor yang ramai di media soal bursa pencalonan cabup/cawabup, dipertemukan Pojokjabar.com di Graha Pena …