Kota Bandung Prioritaskan Kesehatan Keluarga

ILUSTRASI: Walikota Bandung Ridwan Kamil telah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan untuk memperbanyak inovasi program peningkatan kesehatan keluarga. Ist

ILUSTRASI: Walikota Bandung Ridwan Kamil telah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan untuk memperbanyak inovasi program peningkatan kesehatan keluarga. Ist

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Sejalan dengan program kesehatan yang dicanangkan pemerintah pusat, Kota Bandung tahun ini fokus pada penguatan kesehatan keluarga. Berbagai program telah dicanangkan untuk mendukung gagasan tersebut.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 tingkat Kota Bandung di Kantor Dinas Kesehatan Kota Bandung. Emil telah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan untuk memperbanyak inovasi program peningkatan kesehatan keluarga.

“Program Kekasih kan sudah, (itu soal) kesehatan mental keluarga. Kesehatan lingkungan juga,” ungkap Emil.

Ia menerjemahkan kesehatan lingkungan itu menjadi dua agenda besar, yaitu kesehatan lingkungan dari limbah sampah dan limbah asap rokok. “Karena asap rokok ini kita hitung sebagai limbah yang membahayakan kesehatan, maka saya sudah mengeluarkan peraturan wali kota,” imbuhnya.

Kota Bandung memang telah memiliki peraturan khusus tentang Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR). Di dalamnya mengatur batasan-batasan ruang yang boleh dan tidak boleh terpapar asap rokok.

Tujuannya untuk menjaga hakhak perokok tanpa mengganggu hak menghirup udara bersih bagi yang bukan perokok.

“Mungkin ini tidak banyak di Indonesia, tapi kita sudah lakukan dengan perlindungan peraturan agar tempat-tempat khusus tertentu dijauhkan dari asap rokok,” tandasnya.

(RBD/nif/pojokjabar)


loading...

Feeds