Asap Kendaraan di Kota Cimahi Sumbang 10 Persen Pencemaran Udara

UJI EMISI: Petugas DLH Kota Cimahi, saat melakukan uji emisi di Jalan Demang Hardjakusumah, senin (13/11/17). GATOT POEJIUTOMO/RADAR BANDUNG

UJI EMISI: Petugas DLH Kota Cimahi, saat melakukan uji emisi di Jalan Demang Hardjakusumah, senin (13/11/17). GATOT POEJIUTOMO/RADAR BANDUNG

POJOKJABAR.com, CIMAHI – 10 persen polutan udara di Kota Cimahi berasal dari asap kendaraan bermotor. Angka itu sudah cukup tinggi mencemari paru-paru warga di ‘kota tentara’ itu.

Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Cimahi Hidayat Sadikin, mengatakan, pertumbuhan kendaraan roda dua dan roda empat yang terus meningkat jadi penyumbang polutan itu.

“Makanya kita lakukan uji emisi kendaraan bermotor agar udara di Cimahi tidak tercemar,” kata Hidayat, saat melaksanakan uji emisi kendaraan bermotor di lingkungan Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardjakusumah, Senin (13/11/2017).

Dia menyebutkan, pelaksanaan uji emisi ini akan berlangsung selama empat hari mulai Senin (13/11/2017) hingga Kamis (16/11/2017). Adapun lokasi yang dijadikan tempat uji emisi yakni di Jalan Raden Demang Hardjakusumah, pelataran Pemkot Cimahi, Jalan Gedong Opat, dan Jalan Baros.

“Tujuannya untuk mengetahui kadar emisi udara yang ada di Cimahi yang bersumber dari emisi bergerak atau kendaraan bermotor,” terangnya.

Untuk kendaraan keluaran tahun 2007 ke bawah, kata dia, kandungan CO-nya harus di bawah 4,5 dengan kandungan HC-nya 1.200. Sedangkan kendaraan keluaran 2007 ke atas kandungan CO-nya sebesar 1,5 dan kandungan HC-nya di angka 200.


loading...

Feeds