Pasien BPJS di Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan Ini Dipaksa Pulang

Anggota DPRD KBB, Maryono saat ini menjalani perawatan di RSCK Kota Baruparahyangan.

Anggota DPRD KBB, Maryono saat ini menjalani perawatan di RSCK Kota Baruparahyangan.

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT- Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat Maryono yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan, Kompleks Kota Baru Parahyangan, Padalarang nyaris dipaksa pulang pihak rumah sakit. Padahal, pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) tersebut merasa masih membutuhkan perawatan.

Istri pasien, Iar Wiarti (40) mengungkapkan, suaminya datang ke RSCK pada Sabtu 7 Oktober 2017 untuk berobat diabetes. Namun setelah dicek, gula darahnya cukup stabil. Pada hari kelima perawatan, suaminya dicek kembali menggunakan USG.

“Hasilnya, ternyata ada bisul di hati. Hasil pemeriksaan menyebutkan, caranya bisa diobati atau disedot. Tapi, bukannya ditindaklanjuti, suami saya malah disuruh pulang,” katanya di RSCK Kawaluyaan, Kamis (12/10/2017).

Iar menyesalkan penanganan pihak rumah sakit tersebut. Padahal, suaminya masih membutuhkan perawatan dan penanganan lebih lanjut. Apalagi, ada temuan medis dalam tubuh suaminya yang harus segera ditangani.

Dia juga sempat mempertanyakan soal penggunaan kartu BPJS Kesehatan kepada pihak rumah sakit. “Apakah kalau pakai BPJS maksimal lima hari? Ternyata kata pihak rumah sakit, tidak seperti itu,” ujarnya.

Pihak rumah sakit beralasan, suaminya sudah bisa pulang dan menjalani rawat jalan. Selain itu, pasien-pasien lain di IGD membutuhkan penanganan selanjutnya di ruang perawatan.

“Katanya, suami saya mau pake BPJS atau mau bayar sendiri, tidak boleh. Sebab, pasien-pasien yang lain juga menunggu penanganan,” kata Iar menyesalkan.

Hal ini mendapat reaksi keras dari Ketua DPRD KBB Aa Umbara Sutisna. Dia menilai, hal itu mencoreng penanganan rumah sakit terhadap pasien BPJS. Apalagi, pasien tersebut anggota dewan.



loading...

Feeds

persikad-depok

Persikad Depok Turun Kasta ke Liga 3

POJOKJABAR.com, DEPOK – Persikad Depok bak jatuh tertimpa tangga. Setelah kepemilikannya berpindah-pindah, informasi teranyar tim berjuluk Serigala Margonda itu terdegradasi …