Perangkat Murah Percepat Migrasi Pengguna 2G ke 4G

Nonot Harsono, Dosen PENS dan Pengamat Telekomunikasi, Mastel Institute tengah memaparkan Migrasi pengguna jaringan 2G ke jaringan 4G  diperkirakan masih belum maksimal.

Nonot Harsono, Dosen PENS dan Pengamat Telekomunikasi, Mastel Institute tengah memaparkan Migrasi pengguna jaringan 2G ke jaringan 4G diperkirakan masih belum maksimal.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Migrasi pengguna jaringan 2G ke jaringan 4G diperkirakan masih belum maksimal. Ini dikarenakan pengguna Indonesia masih banyak memakai jaringan 2G. Untuk itu, perlu diperhatikan ketersediaan handset 4G yang murah.

Menurut Nonot Harsono, Dosen PENS dan Pengamat Telekomunikasi, Mastel Institute, bahwa untuk menyikapi kemajuan teknologi seluler dari 2G, 3G, hingga 4G, sungguh bijak jika dimulai dengan melihat permasalahan yang dihadapi di lapangan pada saat mau mengambil langkah ke depan.

“Apakah masyarakat memang harus didorong agar menggunakan teknologi terbaru 4G? Jika memang perlu, maka pemerintah dan pelaku usaha harus berupaya menciptakan kebutuhan sehingga masyarakat perlu menggunakan 4G.

Nonot menambahkan, bila angka 60% hingga 70% pengguna ternyata belum beralih ke 4G itu benar adanya, maka itupun masih mungkin karena ada dua penyebab,” kata Nonot yang pernah menjabat sebagai komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia selama dua periode itu di Bandung, Selasa (19/9/2017).

Pertama, karena supply layanan 4G penetrasinya masih kecil, baik coverage maupun kepemilikan handset 4G pada pengguna yang mungkin karena willingness to buy atau daya beli dari mayoritas lapisan masyarakat masih kurang. Kedua, kebutuhan masyarakat akan layanan 4G memang belum tumbuh.


loading...

Feeds