Penanggulangan Radikalisme dan Terorisme Perlu Peran Semuanya

Ilustrasi Radikalisme.

Ilustrasi Radikalisme.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Berkembangnya pemahaman radikal pada seseorang dikarenakan individu tersebut tidak mempunyai iman kepada Tuhannya. Semua agama manapun tidak ada yang mengajarkan perbuatan tercela tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Wakil WaliKota Bandung Oded M. Danial saat memberikan sambutan dan membuka acara diskusi umum dan pengarahan tentang optimalisasi teknik pelaporan masyarakat dalam penanggulangan radikalisasi dan terorisme di Hotel Grand Asrillia, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Selasa (19/9).

Oded menyampaikan perlunya peran dari setiap pemimpin baik pemimpin dari tertinggi sampai pemimpin di setiap wilayah untuk membimbing dan memberikan arahan.

“Mulai dari presiden orang nomor satu di Indonesia sampai pemimpin di wilayah harus bisa membimbing dan memberikan arahan kepada masyarakat supaya pemahaman radikalisme dan terorisme di Indonesia bisa terkontrol bahkan dapat dimusnahkan.

Tidak hanya itu, sosok tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengajak kepada kegiatan-kegaiatan positif di wilayahnya,” jelas Oded.

Dalam kesempatan tersebut, Oded mengajak untuk terus menekan angka kekerasan dan radikalisme.


loading...

Feeds

SISA KEBAKARAN: Pegawai Negeri Sipil (PNS) melintasi gedung Pemerintah Kota Bekasi yang merupakan sisa kebakaran beberapa waktu lalu.  Sementara untuk perbaikannya baru dilakukan pada 2016 mendatang, termasuk ruangan sekda. Foto ini diambil, Selasa (6/10).  ARIESANT/RADAR BEKASI

Jabatan Sekda Diprediksi Kosong 4 Bulan

Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi diprediksi bakal kosong selama empat bulan. Pemicunya, Rayendra Sukarmadji selaku birokrat tertinggi di Kota …
Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …