Satu Lagi Angota Terbaik Pemadam Kebakaran Kota Bandung Telah Gugur

Jenazah Imam Taufik (33) dilepas pukul 08.00 untuk dibawa ke rumah duka di Jalan Margaluyu Cimahi tengah.

Jenazah Imam Taufik (33) dilepas pukul 08.00 untuk dibawa ke rumah duka di Jalan Margaluyu Cimahi tengah.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Bandung kembali kehilangan salah satu anggota terbaiknya. Imam Taufik (33) akhirnya meninggal dunia setelah dirawat beberapa hari di RS Hasan Sadikin Bandung.

Imam gugur saat menjalankan tugas. Sebelumnya, rekan sejawat Imam, Tisna Supriatna meninggal dunia lebih dulu, Senin (11/9/2017). Keduanya tertimpa reruntuhan saat menjinakkan kobaran api di sebuah pabrik tekstil CV. Sandang Sari di Jalan AH Nasution nomor 105a, RT 01/ RW 04, Kelurahan Sindanglaya, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Senin (11/9/2017) pukul 01.35 WIB.

Saat itu, keduanya berinisiatif melakukan pemblokiran di titik api supaya tidak merembet ke pemukiman penduduk, overhaul (pendinginan). Namun, menjelang pukul 02.30 WIB kobaran api hampir mati, akan tetapi pada pukul 05.18 WIB tiba-tiba angin berhembus kencang kemudian api merembet kembali di antara rumah masyarakat dan pabrik.

Kepala DPKPB Kota Bandung, Ferdy Ligaswara mengungkapkan, Imam meninggal pada Jumat (15/9). Imam menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 05.10 WIB.

“Almarhum sempat kritis saat di rawat di RSHS. Almarhum mengalami pendarahan di bagian kepala, luka dalam di paru-paru dan mengalami patah kaki,” jelas Ferdy usai upacara pelepasan jenazah di kantor DPKPB, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (15/9/2017).


loading...

Feeds