Minim Tempat Pembuangan Sampah, Warga Baleendah Manfaatkan Lahan Kosong

Warga Kampung Bojongkukun, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung mengeluhkan adanya tumpukan sampah di lahan kosong samping Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang kian hari menimbulkan bau tidak sedap.

Warga Kampung Bojongkukun, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung mengeluhkan adanya tumpukan sampah di lahan kosong samping Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang kian hari menimbulkan bau tidak sedap.

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG –‎ Tidak tersedianya tempat pembuangan sementara (TPS), warga Kampung Bojongkukun, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung mengeluhkan adanya tumpukan sampah di lahan kosong samping Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang kian hari menimbulkan bau tidak sedap.

‎Salah satu warga Desa Rancamanyar, Syaifudin mengatakan jika tumpukan sampah tersebut bukan hanya berasal dari masyarakat sekitar tumpukan sampah. Melainkan tumpukan tersebut sengaja dibuang oleh warga yang melintas dan biasanya dilakukan pada malam hari. Selain itu dengan adanya tumpukan tersebut sangat menganggu kenyamanan karena tepat berada di wilayah pemukiman warga.

“Terlebih saat ini musim kemarau dengan tiupan angin cukup besar hingga bau sampah kemana-mana. Selain itu membuat gangguan pandangan mata,” kata Syaifudin saat ditemui, Rabu (13/9/2017).

‎Tak hanya itu, Syaifudin mengatakan tumpukan tersebut tidak hanya berada di lahan samping SPBU saja melainkan di lahan-lahan kosong yang dimanfaatkan menjadi TPS liar. Itu dilakukan warga karena tidak adanya pengangkutan sampah secara rutin oleh Dinas terkait. Maki dari itu lahan kosong menjadi seakan menjadi solusi tempat pembuangan sampah.

“Seandainya Pemerintah Kabupaten Bandung bisa menyediakan TPS resmi mungkin kami warga dan pengguna jalan pun tidak akan membuang sampah sembarangan,” ujarnya.



loading...

Feeds

ilustrasi

Tips Jadi Pemuda Mandiri ala IEC

Jadi pemuda yang mandiri jadi dambaan banyak orang. Bukan hanya mandiri dalam keuangan, namun secara mental dan spiritual pun demikian.
PEDULI: Siswa SD Insan Kamil membentangkan poster mengecam tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya sekaligus melakukan penggalangan dana, Sabtu (23/9/17) akhir pekan lalu.

SD Insan Kamil Bogor Peduli Rohingya

Tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya di Myanmar telah menyeret simpati dari seluruh penjuru dunia. Aksi kepedulian dilakukan dengan berbagai cara. …