Tolak Duet Demiz-Syaikhu, Gerindra Tetap Koalisi dengan PKS

Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi.

Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Penolakan DPD Gerindra Jawa Barat terkait duet Deddy Mizwar (Demiz)- Ahmad Syaikhu yang diusulkan PKS, tidak akan mempengaruhi komunikasi kedua partai tersebut di kota dan kabupaten se-Jawa Barat, termasuk Bogor.

Bahkan, Gerindra masih melakukan koalisi dengan PKS di kota dan kabupaten. “ Koalisi dengan PKS masih,” ujar Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, Rabu (13/9).

Menurut Mulyadi, setiap wilayah memiliki dinamikan dan formulasi yang berbeda. Sehingga, dinamika yang terjadi di pusat, provinsi, serta kota dan kabupaten, memiliki warna yang berbeda. Artinya, Gerindra masih tetap menjalin komunikasi dengan partai manapun, termasuk PKS.

“ Terakhir di pilgub Bangka Belitung. Gerindra koalisi dengan Nasdem, dan menang,” kata Mulyadi.

Ketika disinggung calon partai koalisi Gerinda di Kabupaten Bogor, Mulyadi menyebut jika saat ini masih dalam tahap penjajakan. “ Masih berproses di provinsi,” tandas Mulyadi.

Seperti diketahui, keinginan PKS menduetkan Deddy Mizwar (Demiz), dan Ahmad Syaikhu, di Pilgub Jawa Barat kandas.

Bahkan, keinginan PKS berkoalisi dengan Gerindra, kemungkinan tak akan terwujud. Itu setelah Gerindra melakukan sejumlah pertimbangan, termasuk kesiapan Ahmad Syaikhu maju dlam Pilkada Jawa Barat.

“ Buat DPD Gerindra Jabar, pasangan yang Di beritakan 17 Agustus lalu untuk mengusung pasangan Demiz-Syaikhu,sejauh ini sulit untuk direalisasikan,” kata Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, belum lama ini.

Menurut Mulyadi, Ahmad Syaikhu sendiri sudah melontarkan statement jika ia tidak berminat maju di Pilkada Jawa Barat, dan lebih memilih sebagai kepala daerah di Kota Bekasi. “ Pak Syaikhu merasa namanya belum di kenal di Jabar,” lanjut Mulyadi.

Sementara, rencana koalisi Gerindra dan PKS, menurut Mulyadi hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait kerjasama dan sinergitas kedua partai. Bahkn, komunikasi pun diakuinya tidak pernah dilakukan.

Sebaliknya, Gerindra, kata dia, akan kembali menjalin komunikasi dengan DPD Demokrat Jawa Barat, untuk membahas kemungkinan kerjasama di Pilgub Jawa Barat.

Tidak hanya itu, Gerindra juga berencana memunculkan Kandidat lain.

“ Saya berharap PKS bisa memahami sikap Gerindra. Kami tidak mau gagal dalam pilgub. Parameter Gerindra untuk maju dengan syarat harus menang,” tegas Mulyadi.

(dkw)



loading...

Feeds