Tekan Angka Perceraian di Kabupaten Bandung, Kursus Calon Pengantin Disarankan

Bupati Bandung, Dadang M Nasser

Bupati Bandung, Dadang M Nasser

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Menanggapi banyaknya angka pereceraian pasangan nikah muda di wilayah Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Dadang M Naser meminta adanya bimbingan pra nikah oleh atau suscatin (kursus calon pengantin).

Bupati Bandung mengatakan dalam menekan angka perceraian bimbingan pra nikah bagi calon pengantin sangat penting.

“Kita upayakan tindakan preventif untuk menekan angka perceraian, yakni dengan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat), penyelamatan ibu dan anak dalam keluarga harmonis, melalui bimbingan perkawinan bagi calon pengantin hari ini,” terang Bupati, Selasa (12/9/2017).

Menurutnya, pentingnya Suscatin akan sangat berindikasi bagi kelangsungan kehidupan yang berkelanjutan. Sebab bimbingan tersebut akan mempengaruhi peningkatan mutu keluarga yang berkualitas sebagai foundasi terpenting bagi pembangunan di masa depan.

Dari data Kementrian Agama Kabupaten Bandung, tahun 2016 tercatat 640 kasus perceraian dan sekitar 10 ribu pasangan  warga tidak memiliki buku nikah.

“Kondisi ketahanan keluarga itu, juga dipengaruhi oleh masih tingginya angka kekerasan terhadap ibu dan anak. Seperti tahun 2016 angka kematian ibu mencapai 46 kasus dan bayi tercatat 193,” sebut Dadang.

Bupati menghimbau agar pasangan calon pengantin mempersiapkan diri sebelum nantinya memutuskan untuk membina keluarga melalui bimbingan pra nikah oleh Kementerian Agama.

“Suscatin ini bukan untuk mempersulit calon pengantin, tapi memotivasi Catin serta menambah wawasan pengetahuan agar kuat dan siap saat membina keluarga nantinya, hingga menurunnya angka perceraian,” tandasnya.

(nif)


loading...

Feeds