Reklame Bakal Calon Walikota Bandung Tak Bayar Pajak

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Banyak reklame bakal calon kepala daerah baik yang terpampang di sejumlah jalan dan lokasi strategis di Kota Bandung tidak ditarik pajak oleh Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD).

Hal itu diakui oleh Kepala BPPD Kota Bandung Ema Sumarna saat diwawancara awak media usai sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan di Tegalega, Minggu (16/7/2017).

“Iya memang reklame-reklame tersebut tidak bayar pajak,” sebutnya.

Ema beralasan reklame para calon pemimpin itu bukan reklame komersial.

“Jadi begini selama itu tidak menjadi bagian dari sponsorship itu tidak kita kenakan pajak. Maksud sponsorship di sana misalnya ada produk nama perusahaan ada nilai-nilai yang sifatnya komersial. Kalau yang sosial saja apalagi diselenggarakan oleh institusi pemerintahan otomatis itu bebas,” katanya.

Menurutnya, area strategis lebih baik digunakan oleh reklame yang memberi kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya yakin seharusnya di tempat-tempat yang strategis itu idealnya untuk orang jualan reklame dan itu harusnya jadi pendapatan pajak, dengan catatan legalitasnya harus dipenuhi. Kalau tidak saya hanya bisa sebatas mengurut dada,” katanya.

Dijelaskan, pihaknya akan dipersalahkan jika menarik pajak atas reklame para calon walikota maupun calon gubernur tersebut

“Saya ingin nya jadi pendapatan pajak, tapi pajak tidak bisa diambil dari posisi ilegal, nanti kami dipersalahkan,” ungkapnya.

(jar)



loading...

Feeds