Puluhan Ribu Botol Miras di Kabupaten Bandung Dimusnahkan

Warga Majalaya mengepung lokasi pemusnahan 47.000 ribu botol miras berbagai jenis. Mereka ingin melihat langsung pemusnahan tersebut, karena demi menjaga kesucian bulan ramadan serta mengurangi angka kriminalitas.

Warga Majalaya mengepung lokasi pemusnahan 47.000 ribu botol miras berbagai jenis. Mereka ingin melihat langsung pemusnahan tersebut, karena demi menjaga kesucian bulan ramadan serta mengurangi angka kriminalitas.

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Pemerintah Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung memusnahkan puluhan ribu botol minuman keras (miras) berbagai merk.

Pemusnahan tersebut dilakukan untuk menjaga kesucian bulan ramadan serta mengurangi angka kriminalitas akibat miras.

Pemusnahan puluhan ribu botol miras tersebut dipimpin langsung oleh Camat Majalaya, Ajat Sudrajat dengan disaksikan oleh Kepolisian Sektor (Majalaya), perwakilan dari Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung serta organisasi masyarakat (ormas) islam Kecamatan Majalaya.

“Kami melakukan pemusnahan 47.000 ribu botol miras berbagai jenis untuk menjaga kekhidmatan bulan ramadan,” kata Ajat Sudrajat saat ditemui pada prosesi pemusnahan miras di Jalan Kaum, Alun-alun, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, kemarin (19/5).

Pemusnahan 47.000 ribu botol miras ini dilakukan guna memerangi serta memberantas kejahatan di Majalaya yang kerap kali menimbulkan perkelahian, pencurian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan lain sebagainya. Kejahatan tersebut diduga muncul akibat pengaruh alkohol dalam miras tersebut.



loading...

Feeds

20170725_224115

Ratusan Buruh Kepung PT.Kinugawa

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Ratusan buruh yang tergabung kedalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan aksi demo di depan pabrik …
uang

Audit Anggaran Urusan Pekerjaan Umum

Berdasarkan kajian sementara, terdapat sejumlah penyebab yang membuat banyak kegiatan tidak terlaksana. Di antaranya karena keterbatasan waktu pengerjaan, ada keraguan …