Berani Ribut di Jawa Barat, Silakan Hengkang

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Kepala Polisi Daerah Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan mendapat kunjungan silaturahmi dari beberapa tokoh Jawa Barat. Diantaranya Sekretaris Dewan Pakar Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Sekretaris Jendral Forum Bandung Hendarmin Ranadireksa di markas Polda Jabar Jalan Soekarno Hatta, Bandung. Jumat (19/5/2017).

Irjen Pol Anton Charliyan menjelaskan kedatangan para tokoh ini tiada lain untuk mendiskusikan persoalan kebangsaan yang saat ini sedang ramai di bicarakan, terutama mengenai paham-paham yang bertentangan dengan Ideologi Bangsa Indonesia yaitu Pancasila.

Ia mengatakan, apabila konteks kebangsaan ini malah membesar, Anton menyarankan untuk membuat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) untuk menindaklanjuti persoalan kebangsaan yang terjadi saat ini.

“Polda jabar disini sangat mengapresiasi dasar pemikiran dari kedua tokoh ini. Dan kami polisi hanya pelaksana undang-undang, seandainya berkenan sangat baik ketika dibuat Perpu sehingga kita ada dasar untuk melakukan aksi,” ungkap Anton Charliyan saat ditemui wartawan seusai pertemuan.

Selanjutnya kata dia, dari awal siapapun yang ingin berbuat ribut menentang ideologi Indonesia di jabar dipersilahkan keluar dari jawa barat.

“Baik dengan kesadaran atau diusir oleh warga Jawa Barat. Karena jabar ini warganya pecinta damai “tata tentrem tataraharja gemah ripah repeh rapih,” jelasnya.

Karena kata dia, pihaknya adalah pelaksana undang-undang seandainya diperlukan segera membuat dasar hukumnya.

“Bisa berupa Perpu. Sehingga juga dengan mencabut kewarganegaraan akan memberikan efek jera,” tandasnya.

(nif)



loading...

Feeds