Sweeping PKL di Kota Bandung, Satpol PP Siap Digandeng Pendekar Silat

Ilustrasi

Ilustrasi

Sebelumnya, Pedagang Kaki Lima (PKL) akan serbu jalanan Kota Bandung pada bulan ramadan mendatang. Pemkot pun siap menghadang mereka agar tidak berjualan di zona terlarang berdagang.

“Yang jelas PKL ini harus dibina, diantisipasi, diberikan perhatian dan  pengertian untuk tidak melanggar terlebih di zona-zona yang telah ditentukan pemerintah Kota Bandung,” jelas Wakil Walikota Bandung Oded M Danial  di Cinambo, Senin (15/5/2017).

Oded yang dikenal agamis itu menjelaskan, PKL yang mengakibatkan kemacetan  karena masyarakat yang masih awam zona merah.

“Keberadaan PKL itu  karena masyarakat membeli dagangannya, namun disisi lain masyarakat sendiri yang mengeluhkan adanya kemacetan tersebut,” ungkapnya.

Wakil Walikota  mengimbau, kepada seluruh masyarakat Kota Bandung untuk membeli dan menjual barang dagangan di zona-zona yang telah ditentukan.

“Semua telah diatur Perda,  peraturan tersebut disetujui untuk kebaikan kita bersama. Insya Allah jika semua peraturan diikuti dengan baik, kedepannya Bandung akan semakin kondusif,” tandasnya.

Mang Oded kemudian meminta kesabaran untuk masyarakat Kota Bandung khususnya dalam penataan PKL yang dinilai masih belum optimal dan kekurangan.

“Intinya kita sebagai pemerintah punya prinsip semangat menata Bandung untuk lebih baik kedepannya, semuanya ada proses,” ungkapnya.

Untuk diketahui, penataan dan pembinaan PKL telah diatur di Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung nomor 4 tahun 2011 yang menjelaskan tentang karakteristik dan klasifikasi PKL, serta penataan lokasi dan tempat usaha.

(arh/cr2)



loading...

Feeds