Para Siswa di Kota Cimahi Diajari Cara Aman Berkendara

Cara berkendara yang benar, handling dan keseimbangan, low speed ini merupakan basic dari safety riding. Pelajar Cimahi diajari safety ridding di di selasar Gedung Pemkot Cimahi Selasa (16/5/2017).

Cara berkendara yang benar, handling dan keseimbangan, low speed ini merupakan basic dari safety riding. Pelajar Cimahi diajari safety ridding di di selasar Gedung Pemkot Cimahi Selasa (16/5/2017).

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Puluhan pelajar setingkat SMA mengikuti edukasi berkendara aman. Kegiatan itu digelar Pemerintah Kota Cimahi di selasar Gedung Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah, Selasa (16/5/2017). Tujuannya, meminimalisir kecelakaan lalulintas itu melibatkan Satlantas Polres Cimahi, BNN dan Dishub.

Dari pantauan, selain diberi pengetahuan aturan berlalulintas, para pelajar juga melakukan praktek berkendaraan roda dua yang benar.

Asisten Daerah bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Cimahi Benny Bachtiar berharap, usai kegiatan itu para siswa memberitahu kepada temannya bagaimana siswa melakukan aktivitas menggunakan kendaraan di jalan raya betul-betul sesuai aturan ketentuan.

Disinggung mengenai aaturan yang diterapkan Disdik Kota Cimahi melalui surat edaran kepada sekolah-sekolah untuk melarang siswa yang usianya masih di bawah umur dilarang membawa kendaraan ke sekolah, Benny sebut masih berlaku.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini pertumbuhan kendaraan bermotor makin pesat dan sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat akibat tingkat mobilitas yang semakin tinggi.

“Para pelajar sebagai pengguna kendaraan turut perlu diberi pengetahuan terkait tata cara berkendaraan yang baik,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi Ruswanto  menjelaskan, kegiatan safety ridding, disamping memberikan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas juga untuk menjadi ajang silaturahmi antar siswa agar terjalin kebersamaan. S

ehingga timbul kekuatan untuk bersama-sama membangun kota Cimahi khususnya dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas.

Menurut Ruswanto, pada masa sekarang banyak anak di bawah umur yang sudah dapat menggunakan sepeda motor dan berkeliaran di jalan raya sehingga tidak sedikit pula dari mereka yang mengalami kecelakan lalu lintas.

“Dalam tahun ini mengagendakan 12 kali kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas dalam bentuk aksi, sosialisasi dan penyuluhan yang ditujukan bagi pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. Awal tahun sudah kita lakukan ke siswa SD, triwulan berikutnya SMP lalu SMA. Kita sudah meminta rekomendasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jabar karena sudah di bawah kewenangan provinsi,” katanya.

Banyak pelajar menggunakan sepeda motor. “Mereka harus mengetahui aturan keselamatan berkendaraan. Kecelaaan lalulintas kebanyakan karena faktor pengendara, karenanya setiap pengendara harus mengetahui berbagai hal terkait keselamatan berkendara,” pungkasnya

(bbb)


loading...

Feeds