Seratus Peniup Terompet Sunda di Kabupaten Bandung Raih Rekor MURI

atusan peniup terompet Sunda yang biasa dipergunakan dalam kesenian pencak silat, berhasil memecahkan Rekor Museum Indonesia (MURI) yang  digelar dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Bandung ke 376 di Lapangan Upakarti komplek Pemerintah Kabulaten Bandung, di Soreang, Kamis (20/4/2017).

atusan peniup terompet Sunda yang biasa dipergunakan dalam kesenian pencak silat, berhasil memecahkan Rekor Museum Indonesia (MURI) yang digelar dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Bandung ke 376 di Lapangan Upakarti komplek Pemerintah Kabulaten Bandung, di Soreang, Kamis (20/4/2017).

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Para musisi peniup terompet sunda (terompet pencak) mencatat Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Musisi ini terdiri dari 100 peniup trompet, yang tergabung dari 31 Kecamatan di Kabupaten Bandung.  Mereka mendapatkan rekor sebagai peniup terompet pencak terbanyak diperayaan Hari Jadi HUT Kabupaten Bandung ke 376 di Lapangan Upakarti. Toha, wilayah kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung

Dibawah aransemen musisi senior Sunda, Kabupaten Bandung, Yoyon Dharsono, suara 100 peniup terompet pencak ditambah dengan suara marching band menghibur setiap tamu yang datang.

Disela pertunjukan, 100 peniup terompet pencak menghibur para tamu undangan dengan lawakan-lawakan kecil. Mereka melakukan tes empet (mengetes bunyi terompet), hingga trang-trang kolentrang disuguhkan dengan baik oleh para musisi.

“Terompet pencak dimainkan secara mandiri memang bukan hal biasa, kami coba kolaborasikan sesuatu yang berbeda dalam hari jadi Kabupaten Bandung yang ke 376 ini,” ungkapnya.

Nada yang keluar dari tiupan terompet oleh Yoyon, dan diikuti oleh peniup terompet lainnya, para tamu undangan dibuat terpukau. Yoyon dan para peniup terompet lain menyuguhkan lagu sabilulungan yang memang menjadi lagu khas dari Kabupaten Bandung.

Selain berkolaborasi dengan marching band, para peniup terompet yang tergabung dari anak-anak hingga orang dewasa itu juga mengiringi pagelaran pencak silat yang digelar oleh anak-anak dari Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Bandung, walaupun usianya muda, namun mereka tampil gagah dan energik saat memperagakan silat.

Senior Manajer MURI, Awan Raharjo mengatakan, jumlah peniup terompet pencak ini memang yang terbanyak dari hasil penelusuran timnya

“Ini memang hal yang luar biasa, kami mengapresiasi dengan bangga, karena tidak ada di wilayah Indonesia bagian lainnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, pihak MURI menyerahkan piagam penghargaan kepada Yoyon Dharsono, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Bandung, Agus Firman Zaini, dan Bupati Bandung Dadang M Naser.

Melihat kesuksesan pemecahan rekor MURI ini, bukan tak mungkin akan digelar festival terompet secara nasional maupun internasional untuk memecahkan rekor dunia,

“Kami sudah berkomunikasi dengan negara yang aktif meniup terompet sunda, salah satunya di asia tenggara yaitu india, eropa juga ada yaitu di swiss,” katanya.

Agus berharap, dari kegiatan seperti ini bisa menjadi titik awal untuk meregenerasi pewaris kebudayaan lokal sunda.

Sementara itu, Bupati Bandung, Dadang M Naser mengakui jika terompet sunda ini sudah mulai jarang digeluti oleh warga, pasalnya bila ada pagelaran di satu tempat, di tempat lainya pun itu itu saja penggiatnya.

“Maka dari itu kita kumpulin, karena ini bentuk pelestarian budaya juga,” pungkasnya.

(cr3)

 

 



loading...

Feeds

perda

DPRD Kota Depok Sahkan Tiga Perda

DPRD Kota Depok mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Jumat, …
KEMANDIRIAN: Perempuan nelayan mengikuti pelatihan pendampingan APWI Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan usaha mandiri. FOTO:SUBHAN/RADARSUKABUMI

APWI Kabupaten Sukabumi Gandeng Perbankan

Keseriusan Asosiasi Pendamping Wiraswasta Indonesia (APWI) Kabupaten Sukabumi dalam menciptakan pengusaha mulai tampak. Salah satunya saat ini APWI melakukan pendampingan …
BPJS Kesehatan

Hipertensi Paling Banyak Sedot Anggaran BPJS

Meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan menggelar kegiatan “BPJS Kesehatan …