PDAM Tirtawening Bandung Siap Rebut Asetnya

PDAM Tirtawening Bandung

PDAM Tirtawening Bandung

Sony sangat berharap dengan upaya tersebut dikatakan bahwa pihaknya ingin mengentaskan permasalahan tersebut. Hal itu dikarenakan proses yang alot, dirinya berjanji akan lakukan komunikasi, jiga dengan komunikasi tidak dapat memunculkan titik terang, dirinya akan lakukan tindakan persuasif.

Selanjutnya, jika tindakan persuasif sama nihilnya dengan proses komunikasi. Dirinya akan mengerahkan penasehat hukum PDAM Tirtawening untuk lakukan konsolidasi hingga kondisi benar-benar melunak.

“Secara persuasif. jika tidak, kita upayakan penasehat hukum kami,” ucapnya.

Selama ini dirinya mengatakan bahwa sudah melakukan pendekatan dengan warga Kampung Maribaya. Namun tidak pernah membuahkan hasil. Maka dari itu langkah-langkah yang akan dilakukan oleh PDAM yaitu melalui beberapa tahapan yaitu, tindakan persuasif, pihak pengadilan dan eksekusi bersama aparat  penegak hukum jika opsi kedua tersebut nihil.

“Paling tidak kita sudah menyampaikan persuasif, kalau hal tersebut susah kita akan eksekusi dengan aparat keamanan,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Bandung, Ridwan Kamil atau Kang Emil. Mengatakan bahwa seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengatakan harus memanfaatkan aset, jangan sampai dibiarkan dan harus menjadi lahan atau aset yang produktif.

“Lahan BUMD tidak boleh ada yang nganggur, aset-aset harus dimanfaatkan,” kata Emil.

Emil juga mengatakan, bahwa jika aset-aset BUMD yang berpotensi menghasilkan pundi-pundi tersebut dibiarkan akan timbul konflik saling mengklaim aset karena dipergunakan oleh BUMD.

“Jika tidak dimanfaatkan akan seperti di Maribaya, aset tersebut diaku oleh pihak lain, tetapi pada akhirnya PDAM tetap menjadi pemilik aset tersebut,” ujarnya.

(cr1)

~ PDAM Tirtawening ~



loading...

Feeds