Waduh… Kota Bandung Kebanjiran Cangkul Impor

Penjual memperliatkan perbedaan cangkul hasil produk dalam negeri (kanan) dan produk impor asal Cina di sentral penjualan cangkul Jalan H. Basar, Kecamatan Andir, Kota Bandung,Selasa (1/11/2016).

Penjual memperliatkan perbedaan cangkul hasil produk dalam negeri (kanan) dan produk impor asal Cina di sentral penjualan cangkul Jalan H. Basar, Kecamatan Andir, Kota Bandung,Selasa (1/11/2016).

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Pascapemerintah melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia mengimpor cangkul dari Cina dan sudah mendapat restu dari Kementrian Perdagangan beberapa waktu lalu, ternyata produk tersebut sudah membanjiri pertokoan alat bangunan di Kota Bandung sejak tiga tahun silam. Alasannya, produk impor tersebut dikabarkan memiliki kualitas lebih baik meskipun keberadaanya akan menggerus produk lokal.

Salah satunya Toko PD Hatta di Jalan H Basar Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Andir Kota Bandung yang sudah berjualan cangkul impor sejak 2014 silam.

Salah seorang pegawai, Nurlatifah (32) mengatakan, cangkul tersebut memang memiliki konsumen tersendiri dibandingkan hasil buatan lokal. Kata dia, berdasarkan pengakuan konsumen ternyata perbandingan segi kualitas barang import lebih tebal dan padat.

“Sebelum sekarang ramai dibicarakan kami sudah menjual cangkul impor karena konsumen banyak yang mencari,” jelasnya kepada Radar Bandung, Selasa (1/11/2016).

Nurlatifah mengungkapkan, konsumen yang mencari cangkul impor biasanya perusahaan yang sedang mengerjakan proyek pembangunan dan bahkan jumlah pesananpun sampai ratusan, berbeda dengan cangkul lokal yang dibeli dalam porsi satuan, itupun mayoritas petani.


loading...

Feeds

Pemkot Cirebon, memberikan bantuan kepada korban banjir. Foto: pey/pojokjabar

Pemkot Beri Bantuan Korban Banjir Suba

POJOKJABAR.com CIREBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon langsung memberikan bantuan langsung ke warga yang terdampak banjir luapan aliran sungai Suba, Jumat (23/2/2018) …