Kampung Cilame Kabupaten Bandung Barat Rawan Pegerakan Tanah

Seorang warga memperliatkan rumahnya retak akibat pergeseran tanah

Seorang warga memperliatkan rumahnya retak akibat pergeseran tanah

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Warga di Kampung Cilame, Desa Cintaasih, Kecamatam Cipongkor sejak dua tahun lalu sering dikagetkan dengan bencana pergerakan tanah. Sehingga membuat Pemerintah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menetapkan Desa tersebut sebagai Desa Siaga Bencana.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik KBB Dicky Maulana mengatakan, pergerakan tanah di Kampung Cilame, sudah terjadi sejak dua tahun lalu, setiap hujan besar turun, sering diikuti pergerakan tanah. Hal itu membuat dirinya kini kembali mengingatkan dan menghimbau kepada warga Kampung Cilame, RT 02 RW 05 Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, untuk mewaspadai pergerakan tanah akibat curah hujan tinggi.

“Selasa (25/10/2016) kemarin ada pegerakan lagi, tapi relatif kecil, masyarakat kami minta untuk waspada ketika saat dan setelah hujan turun,” ungkap Dicky saat di temui di Ngamprah, kemarin.

Dicky menyatakan bahwa, pada April lalu pergerakan tanah juga terjadi di kampung tersebut. Sehingga, BPBD meminta Badan Geologi melakukan kajian teknis terhadap struktur tanah di kampung tersebut.

“Pada Mei lalu, hasil kajian sudah turun dan ada beberapa rekomendasi, salah satunya adalah melakukan relokasi terhadap SDN Cintaasih. Kalau rumah warga tidak direkomendasikan untuk relokasi,” katanya.

Karena itu, walaupun belum ada rekomendasi untuk merelokasi rumah warga, dirinya mengatakan, bahwa kewaspadaan kepada masyarakat tentang adanya pergerakan tanah atau longsor harua tetap dilakukan.

Maka dari itu BPBD KBB telah menjadikan kampung cilame sebagai Desa siaga bencana. Selain itu, dua orang relawan juga ditempatkan di Desa Cintaasih untuk mendampingi warga.

“Ada sekitar 50 KK yang terancam oleh pergerakan tanah di Kampung Cilame. Semuanya telah dilatih untuk mewaspadai dan mengantisipasi dampak dari pergetakan tanah di kampung tersebut,” pungkasnya. (bwo)


loading...

Feeds