Tiba-tiba Lemas, Ajang Warga Majalaya Bandung Ini Ambruk Meninggal Dunia

Anggota Polri dibantu warga mengevakuasi Ajang ke mobil patroli Polisi.

Anggota Polri dibantu warga mengevakuasi Ajang ke mobil patroli Polisi.

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Tidak ada yang tahu kapan ajal menjemput, mungkin kalimat itu yang sering terlontar di tengah tengah masyarakat.

Adalah bertempat di Perempatan Jalan Baru, Jl. Majalaya – Rancaekek, Kampung Manirancan, RT 04, RW 02, Desa Majaserta, Kecamatan Majalaya, Kab Bandung, pukul 10.30 WIB, Rabu (26/10).

Ajang Sutarman (64) yang sehari-hari tinggal di Kampung Atirompe, RW 15, Desa Majalaya Kecamatan Majalaya Kab Bandung.

Menurut saksi mata yang berada di sekitar kejadian, Aye, sebelum tergeletak, Aye sempat mendengar keluhan korban.

“Korban sedang naik sepeda motor sendirian, diperempatan jalan baru, tiba-tiba korban memberhentikan sepeda motornya tempat parkir di depan toko Alfamart,” tutur Aye.

Lebih lanjut Aye menjelaskan, dirinya saat di hampiri Ajang, Ajang mengatakan, dirinya merasa lemes, dan mengaku punya sakit gula, setelah itu tiba tiba korban ambruk dan terjatuh.

Selanjutnya setelah Ajang ambruk, Aye langsung memanggil masyarakat untuk minta tolong yang tidak jauh dari lokasi, yaitu Dedi, saat itu juga Dedi (34) langsung bergegas dan mendekati korban.

Selain Dedi, juga masyarakat yang berada sekitar lokasi langsung membantu korban untuk di bawa ke pinggir jalan, selanjutnya korban didudukan di bawa warga sambil di pijit pijit oleh warga, namun nahas tiba tiba korban terkulai lemas, dan akhirnya meninggal.

Lebih lanjut, Aye menambahkan, selanjutnya warga memeriksa identitas korban dan kemudian memberitahu keluarga korban lewat temannya yang kebetulan tetangga korban. “Tidak lama keluarga korban datang ke TKP dan selanjutnya membawa korban ke rumahnya,” tambah Aye.

Hasil pantauan di lapangan, anggota Polisi yang hendak menolong dan membawa ke RS untuk di lakukan outopsi, namun, keluarga korban berkeberatan untuk jenazah korban dilakukan outopsi, menurut keluarga, kejadian tersebut sudah takdir dari Tuhan YME, dan korban sebelum meninggal mengidap Penyakit Gula sudah lama menahun,” pungkasnya. (azm)


loading...

Feeds