Ridwan Kamil Tantang Para Kritikus dan Haters

Walikota Bandung, Ridwan Kamil

Walikota Bandung, Ridwan Kamil

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Berbagai persoalan yang melanda Kota Bandung belakangan ini menuai reaksi beragam dari berbagai pihak, tak terkecuali netizen yang kerap mengomentari gerak-gerik serta kebijakan Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

Beberapa waktu lalu, kicauan netizen tentang Kota Bandung sempat menghebohkan jagat twitter. Peristiwa banjir di kawasan Pasteur bahkan sempat menjadi trending topic di twitter.

Selain soal banjir, Ridwan Kamil  juga sering dimintai tanggapan oleh netizen soal isu-isu lain yang belakangan tengah ramai di Kota Bandung. Sebut saja pemecatan 9 kepala sekolah yang diduga melakukan pungli, dan soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang salah satunya dipantik pendirian bangunan kantor pemasaran Sahid Cleveland di Ledeng.

Dalam beberapa kesempatan, Ridwan Kamil kerap menemui netizen yang berbeda sudut pandang, contohnya tweet salah seorang netizen, Irfan Pradana. Pemilik akun @bahasa_irfan ini mempersoalkan pengguanaan istilah apartemen untuk warga terdampak penggusuran di Jalan Karawang. Dia berpendapat, bangunan yang disediakan Pemkot Bandung bukanlah apartemen, melainkan rusunawa.

Dalam tweetnya beberapa waktu lalu, ia menulis, “Apartemen? Typo? Bilang aja Rumah Susun “sewa”, Kang. Mereka bertahan menuntut ganti rugi bangunan. Wajar.”

Contoh lain datang dari tweet Zen Rachmat Sugito, pemilik akun @zenrs ini menulis, “Gusti! Itu siapa yg kasih ide tentara jadi pembina upacara tiap Senin di sekolah2 di Bandung?”

Terhadap netizen yang kritis tersebut, Ridwan Kamil menantang mereka untuk berdialog dan membedah persoalan-persoalan Kota Bandung yang menjadi polemik, terkhusus soal pembangunan.

“Kritikus ilmiah, haters emosional & yg hobi bilang pencitraan mari kita kumpul dialog bedah data ttg plus minusnya pembangunan BDG di UPI,” papar Ridwan Kamil lewat laman twitter miliknya, Kamis (27/10).

Dalam pamflet acara tersebut, dituliskan beberapa tema persoalan, di antaranya banjir Kota Bandung, Pedagang Kaki Lima (PKL), Kereta Cepat Indonesia Cina, pendidikan, dan slogan Bandung Juara.

Diskusi tersebut akan digelar di Auditorium Pusat Kegiatan Mahasiawa (PKM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jumat (28/10/2016), pukul 18.30 WIB sampai selesai. (rmo)


loading...

Feeds

Dian Sastro

Dian Sastro Isi Suara Navigasi Waze

PESTA olahraga terbesar Asian Games 2018 disambut dengan beragam cara unik. Seperti yang dilakukan aplikasi berbasis navigasi perjalanan, Waze. Kali …