Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Tagih Janji Ahmad Heryawan

Sejumlah Mahasiswa BEM Sangga Buana melakukan aksi dalam memperingati Sumpah Pemuda di depan Gedung Sate, Jumat (28/10).

Sejumlah Mahasiswa BEM Sangga Buana melakukan aksi dalam memperingati Sumpah Pemuda di depan Gedung Sate, Jumat (28/10).

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sangga Buana memperingati Sumpah Pemuda dengan mengadakan aksi longmarch dari kampus Sangga Buana di Jalan PHH Mustofa. Aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati sumpah pemuda dan menagih janji Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Dalam aksi, massa yang menggunakan almamater berwarna merah tersebut menuntut pemerintah untuk membayar janjinya dalam pengadaan sekolah gratis baik negeri ataupun swasta.

Presiden Mahasiswa BEM Sangga Buana, Herrydiana Pamengkas, mengatakan bahwa peringatan Sumpah Pemuda merupakan suatu peristiwa bersejarah bagi pemuda dan pemudi Indonesia daam menyampaikan aspirasi bangsa dan masyarakat.

“Sumpah Pemuda itu menjadi suatu peristiwa penting, maka dari itu kami memperingatinya dengan longmarch dari kampus ke Gedung Sate untuk menyampaikan segala bentuk aspirasi pemuda. Dalam momen ini kami juga menagih janji Bapak Gubernur untuk memberikan pendidikan gratis,” ujar Herry.

Herry menambahkan, janji yang diucapkan Aher tersebut dikatakan saat ia melakukan kampanye. Saat ini, janji tersebut belum terealisasikan terbukti baru setengah dari masyarakat Jawa Barat yang menikmati bangku Sekolah Menengah Atas.

“ Pendidikan di Jabar belum sejahtera, karena baru setengah dari masyarakatnya yang menikmati bangku di SMA, padahal janjinya pendidikan gratis 12 tahun. Kami hanya ingin menagih janji Aher untuk menyejahterakan pendidikan dan memperjelas mengenai anggaran 20% sudah dialokasikan ke mana saja,” tambahnya.

Selain melakukan aksi peringatan Sumpah Pemuda dan menagih janji Gubernur Aher, mahasiswa itu juga melakukan aksi memungut sampah dari kegiatan mereka. “Selain aksi ini, kami juga melakukan gerakan pungut sampah dari awal kegiatan, agar tidak merusak dan mengotori lingkungan,” pungkas Herry. (raj)

 


loading...

Feeds