Ridwan Kamil Bawa Pulang Rampasan Kompeni

Walikota Bandung, Ridwan Kamil

Walikota Bandung, Ridwan Kamil

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Tak ingin terus dibully akibat keberangkatannya ke Negeri Kincir Angin, Ridwan Kamil buka-bukaan tentang agenda keberangkatannya ke Belanda. Ia mengaku sedang melobi Pemerintahan Belanda agar memulangkan dokumen sejarah Bandung yang bersemayam di negeri yang dulu dikenal para pejuang sebagai bangsa kompeni itu.

Emil mengungapkan, ada sekitar 15 ribu dokumen sejarah Bandung yang berada di Belanda. Emil mematikan, keberangkatannya yang berbarengan dengan musibah banjir bandang Pasteur, tak lain untuk fokus pada urusan kedinasan.

“Yang pertama MoU untuk pemulangan artefak sejarah yang memang semua sejarah Indonesia ngumpulnya di Belanda. Jadi saya rapat di Belanda ada tiga tempat. Satu di Leiden University, di sana ada 15 ribu dokumen tentang Bandung ternyata ngumpulnya di sana, luar biasa,” ujar Emil kepada wartawan.

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Belanda terkait manajemen museum. Pihaknya mengunjungi Museum Rakyat Belanda untuk membahas terkait pemulangan dan kerja sama manajemen museum.

“Karena Bandung di Jalan Aceh sekarang sedang akan dibangun museum sejarah Bandung. Seburuk-buruknya berbentuk digital tapi apa pun itu, kita kota sebesar ini gak punya museum untuk dirinya sendiri ” katanya.

Emil mengaku belum mengetahui secara pasti dokumen apa saja yang akan dikembalikan, sebab masih dalam tahap negosiasi. “Yang akan dikembalikan ke Bandung kita belum tau, masih negosiasi. Kendalanya kan itu milik mereka secara hukumnya secara kultural milik mereka,” ujar Emil.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan 15 orang kurator yang akan memilah-milah bukti sejarah yang penting. “Salah satu peninggalan sejarah itu ada lukisan Adi Wilaga tahun 1880, keren dia seorang Patih,” katanya.

Selain melobi pemerintah Belanda untuk memulangkan dokumen sejarah, pihaknya juga akan melaksanakan kerja sama progran beasiawa S2 untuk program manajemen sipil air dari salah satu universitas terbaik di Belanda.

“Itu yang kita siapkan. Kemudian kita juga persiapan hibah 5 juta euro untuk PDAM Kota Bandung dari PDAM Belanda dalam bentuk pekerjaan dan reorganisasi agar PDAM kelas dunia,” katanya. (rep/bil)


loading...

Feeds