Hindari Banjir, Hentikan Pembangunan di Gedebage Bandung !

Banjir di Jalan Pasteur Bandung

Banjir di Jalan Pasteur Bandung

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat Anang Sudharna mengingatkan Pemerintah Kota Bandung akan potensi banjir lainnya seperti di kawasan Gedebage.

Menurut Anang, peristiwa yang terjadi di Pasteur dan Pagarsih berpotensi terjadi juga di Gedebage, mengingat kawasan tersebut merupakan dataran terendah.

Anang membuktikan, semula kondisi di kawasan tersebut tidak terlalu dipersoalkan meski berdiri sejumlah perumahan. Namun, lanjutnya, hal ini berubah setelah dibangunnya perumahan baru di Gedebage.

“Bayangkan, di situ daerah terendah, lalu ada urugan delapan meter oleh pembangunan perumahan yang baru. Komplek Adipura yang dulu tak pernah banjir, sekarang kebanjiran. Bahkan banjirnya bisa ke Soekarno-Hatta. Semua orang Bandung lewat ke Soekarno-Hatta,” bebernya.

Oleh karena itu, Anang meminta Pemkot Bandung agar lebih serius dalam menyusun kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) terkait pembangunan di Gedebage tersebut. Hal ini penting untuk mengetahui titik-titik mana saja yang diprediksi akan terjadi persoalan terkait lingkungan.

Anang pun meminta Pemkot Bandung agar lebih menyusun konsep dasar pembangunan yang berkelanjutan. Dengan begitu, lanjutnya, dalam membangun pemkot tidak hanya mengedepankan salah satu aspek saja.

“Itu harga mati, tak bisa ditawar. Jadi dalam membangun bukan hanya aspek ekonomi saja, tapi juga sosial, budaya, lingkungan,” katanya.

Anang menyontohkan, selain Pemkot Bandung harus membangun saluran air yang baik agar tidak ada air yang tersumbat. Selain itu, menurutnya seluruh bangunan di Kota Bandung harus memiliki sumur resapan agar air yang terbuang saat hujan turun tidak terlalu banyak.

“Harus ada saluran yang membuang air secepat-cepatnya. Juga harus ada zero run off. Hotel-hotel yang dibangun, dulunya kan daerah resapan, jadi sekarang harus bikin sumur resapan,” katanya.

Jika hal ini tidak segera dilakukan, katanya, kondisi lebih buruk akan terjadi di Kota Bandung.

“Kalau diilustrasikan, Kota Bandung ini seperti gadis cantik terkena kanker. Hanya nampak cantik di luarnya saja, tapi dalamnya keropos. Itu fakta yang tak bisa dibantah,” pungkasnya. (agp)

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds