Ratusan Korban Diperas Petugas KPK Gadungan di Jawa Barat

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Para pejabat banyak yang menjadi korban pemerasan oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan. Sebagian besar ditemukan di daerah seperti tingkat desa dan kelurahan.

Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK Ranu Miharja mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menerima 140 laporan korban pemerasan tersebut. Sebagian besarnya merupakan pejabat di daerah yang mudah dikelabui oknum tersebut.

Dia menyontohkan, Bupati Kutai Kartanegara tertipu hingga Rp 1 miliar dan kini kasus tersebut sudah masuk ke meja hijau.

“Ada juga yang kena 2,5 miliar. Tapi baru dikasih 25 juta,” katanya usai bertemu Gubernur dan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (21/10/2016).

Meski begitu, dia mengaku belum tahu jumlah kerugian secara keseluruhan akibat penipuan tersebut. Oleh karena itu, dia meminta para pejabat agar lebih hati-hati dan mengenal petugas KPK yang sesungguhnya.

Dia pun menjelaskan modus yang sering digunakan pelaku untuk mengelabui pejabat. Salah satunya dengan berjanji akan mengamankan suatu kasus yang tengah ditangani KPK.

Dengan bermodalkan kartu nama dan kartu identitas, pelaku memberanikan diri untuk mengelabui pejabat.

“Jadi jangan tertipu. KPK asli itu tidak pernah punya kartu nama,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, petugas KPK yang memeriksa pasti memiliki surat perintah tugas yang resmi. Tak hanya, kedatangan petugas KPK pun dipastikan melalui koordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah terkait.

Oleh karena itu, dia meminta agar setiap pejabat dari berbagai tingkatan agar mengetahui pasti keberadaan KPK asli dengan gadungan.

“Jadi kami datang ke sini untuk menginformasikan agar tidak ada lagi pejabat yang tertipu,” katanya.


loading...

Feeds