Bupati Bandung Barat, H Abubakar Optimis Raih Adipura

Bupati Bandung Barat Abubakar

Bupati Bandung Barat Abubakar

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Bupati Bandung Barat, Abubakar optimis bisa meraih penghargaan Adipura. Hal tersebut didapat setelah adanya pernyataan sikap dari seluruh elemen masyarakat yang telah melakukan persiapan terkait persiapan dan kesiapan dalam menghadapi penilaian Adipura yang akan dilaksanakan mulai 24-30 Oktober 2016 mendatang.

“Setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh, ternyata seluruh unsur yang terlibat menyatakan kesiapannya menghadapi penilaian Adipura minggu depan. Meskipun tidak mudah, tapi kami yakin dan optimis bisa menghadirkan Penghargaan Adipura di Kab. Bandung Barat,” ujar Abubakar dalam rapat evaluasi menjelang penilaian Adipura di Aula Lantai 2 Gedung Utama Komplek Pusat Perkantoran Kab. Bandung Barat, Jumat (20/10/2016).

Untuk mematangkan persiapan, Abubakar meminta seluruh unsur terkait Adipura untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi secara intens agar tidak terjadi kesalah pahaman dalam pelaksanaan penilaiannya kelak.

“Yang lebih penting adalah adanya keterpanggilan serta kemauan yang tinggi untuk mewujudkan cita-cita bersama sebagai sebuah motivasi serta semangat baru menuju perubahan dalam mewujudkan hari esok yang lebih baik dari hari ini,” tuturnya.

Mengenai penilaian Adipura yang akan dilaksanakan, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kab. Bandung Barat, Apung Hadiat Purwoko menjelaskan bahwa setidaknya ada sekitar 61 titik pantau berdasarkan kewilayahan yang tersebar di 6 kecamatan, di antaranya Lembang, Cipatat, Parongpong, Cisarua, Padalarang dan Ngamprah.

Seluruh titik pantau meliputi 5 perumahan, 13 ruas jalan, 1 pasar, 3 pertokoan, 8 perkantoran, 14 sekolah (SD SMP SMA), 3 puskesmas, 2 terminal, 1 stasiun kereta api, 1 hutan kota, 2 taman kota, 5 sungai salter situ, 1TPA, 2 bank sampah dan 2 TPST.

“Dari hasil self assesment yang dilakukan oleh Tim Adipura, nilai rata-rata keseluruhan titk pantau adalah 65,93 dan mengalami peningkatan sebesar 1,15 dari self assesment sebelumnya. Tapi nilai tersebut masih kurang dari nilai minimum untuk penilaian P1 sebesar 71, “terang Apung.

Permasalahan utama yang tengah dihadapi dan perlu diperbaiki adalah masalah sampah yang mencakup penyediaan sarana TPS, tempat sampah terpilah, pemilahan sampah, pengolahan sampah dan pemanfaatan sampah.

“Berbagai upaya perbaikan sebagian besar memang dinilai belum bisa mengangkat kriteria penilaian, sehingga tidak berdampak signifikan terhadap penilaian,” tandasnya. (bwo)


loading...

Feeds

Bus Restu Dilalap Api

Empat Bus Restu Ludes Dilalap Api

KEBAKARAN melanda pul bus Restu di Jalan Sultan Hasanuddin, Tambun Selatan, tepat di samping Naga Tambun, Selasa (21/8/2018). Menurut informasi …