Bola Panas Tudingan Pungli, Terpaksa Amankan Siswa Titipan di SMA 3 Bandung

Ilustrasi Pungli

Ilustrasi Pungli

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Satu persatu kepala sekolah yang direkomendasikan Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk dipecat mulai bersuara. Salah satunya SMAN 3 Bandung yang mengaku terpaksa menerima 19 orang siswa titipan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2016. Para siswa tersebut terpaksa diterima atas perintah dari Kepala Dinas Pendidikan Elih Sudiapermana.

“Saat PPDB tahun 2016, banyak pejabat sipil maupun militer datang untuk menitipkan anaknya supaya bisa diterima di SMAN 3. Saya terpaksa menerima siswa-siswa tersebut perintah Kepala Dinas Pendidikan Elih Sudiapermana,” kata Kepala Sekolah SMAN 3 Bandung Andang Segara, kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (21/10) seperti dikutip rmoljabar.com (Radar Bandung Group.

Diakuinya, ia hanyalah pelaksana dilapangan yang harus mematuhi instruksi atasan. Andang menampik bahwa dirinya menerima gratifikasi atas diterimanya siswa titipan tersebut jadi peserta didik baru di SMAN 3 Bandung.

“Sepeserpun saya tidak menerima gratifikasi sebelum maupun sesudah siswa diterima.” katanya.

Secara blak-blakan, Andang menyebut pihaknya juga harus ‘mengamankan’ siswa. Menurutnya, ada kalanya siswa yang memiliki NEM lebih tinggi dikalahkan oleh oleh siswa yang NEM nya lebih kecil karena berasal dari luar kota. Siswa tersebut ‘diselamatkan’ oleh sekolah melalui rekomendasi dari Kepala Dinas.

“Ada tujuh atau delapan siswa secara online tidak diterima tapi itu perlu diselamatkan. Karena NEM-nya besar jadi diamankan melalui rekomendasi Kepala Dinas,” tandasnya. (nif)


loading...

Feeds