Aksi Kekerasan Kawanan Begal di Kota Bandung Terekam CCTV

polisi berhasil menangkap komplotan begal yang biasa beraksi di karawang (ilustrasi)

polisi berhasil menangkap komplotan begal yang biasa beraksi di karawang (ilustrasi)

POJOKJABAR.com BANDUNG – Aksi kekerasan yang diduga kawanan begal atau geng motor terhadap dua mahasiswa ITB, Kamis (29/10), di Jalan Dago Kota Bandung akan segera terungkap. Pasalnya, aksi nekad tersebut terekam CCTV Bandung Command Center (BCC).

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) BCC, Yunita Caroline Manurung, menjelaskan, selama 24 jam semua kegiatan di jalanan Kota Bandung pasti terekam CCTV. Kata Yunita, oleh karena itu anggota kepolisian-pun langsung datang ke kantornya untuk meminta data rekaman kejadian.

“Siang tadi (kemarin,red) anggota kepolisian sudah datang ke sini (BCC) untuk mengecek rekaman dan kami sudah berikan datanya,” ucapnya kepada Radar Bandung saat ditemui di ruang kerjanya di Pemkot Bandung, Kamis (20/10/2016).

Yunita menambahkan, setidaknya sebanyak 111 CCTV milik BCC yang tersebar di 43 titik salah satunya di Simpang Dago dan 37 CCTV milik Dinas perhubungan Kota Bandung (Dishub) yang dipasang disetiap persimpangan berdampak positif dan bisa bermanfaat.

“Semoga data dari kami bisa membantu anggota kepolisian mengungkap kejahatan tersebut terlebih nanti ada rekaman lain dari Dishub Kota Bandung,” tuturnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Radar Bandung, aksi kawanan geng motor beraksi sekitar pukul 00.30 dini hari dan korbannya dua orang mahasiswa ITB yang hendak pulang menuju kawasan Dago atas.

Kedua korban tersebut dipepet dua kendaraan yang ditumpangi geng motor, jumlahlah empat orang, mereka mengayunkan ikat pinggang serta senjata tajam hingga berhasil melukai kedua korban.

Korban yang berlumuran darah lari ke restoran cepat saji di Simpang Dago hingga salah satu karyawannya membatu dan membawa ke Rumah Sakit.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Bambang Waskito, mengatakan, akan mengusut tuntas kejadian tersebut. Timpal Bambang, pihaknyapun akan lebih gencar melakukan patroli malam untuk menindak aksi kekerasan geng motor.

“Kami sudah intruksikan kepada semua anggota untuk menggelar patroli skala besar, terutama di titik-titik rawan di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung,” tegasnya.

Bambang juga mengimbau kepada semua warga agar selalu berhati-hati terlebih bila melakukan aktifitas pada malam hari. “Pokonya jangan lengah, apalagi mahasiswa atau karyawan yang pulang kerja atau kuliah larut malam,” tandasnya.(arh)


loading...

Feeds

Gempita Nusantara

Unjuk Busana Daerah pada Gempita Nusantara

GRAND Metropolitan Bekasi menggelar acara yang didukung Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bertajuk Gempita Nusantara, Hal tersebut disampaikan oleh General Manager …