Ada Korban Kanjeng Dimas di Bandung Barat ?

Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung Barat memastikan belum ada warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang menjadi korban atau pengikut ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Ketua MUI KBB, KH Muhammad Ridwan mengatakan, meski belum ada laporan terkait warga KBB yang menjadi korban atau pengikut ajaran Dimas Kanjeng Pribadi, namun pihaknya tetap melakukan pencerahan dan pembinaan kepada masyarakat melalui ulama, umaro dan aparat ke wilayahan. Sebab, ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi sudah melenceng dari ajaran agama Islam.

“Kami belum dapat laporan. Mudah-mudahan tidak ada warga KBB yang ikut-ikutan itu, karena jelas ajaranya sudah dianggap menyimpang,” jelasnya di sela-sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI KBB di Ballroom Lantai 4 Gedung B Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat di Mekarsari Ngamprah, Selasa (18/10).

Mengenai keberadaan aliran menyimpang lainya yang ada di KBB, dikatakan Ridwan bahwa keberadaan aliran tersebut masih ada, namun keberadaanya tidak terlalu membahayakan. Bahkan, ajaran radikalisme yang saat ini sedang menjamur di berbagai negara, dipastikan ajaran itu tidak bisa berkembang di KBB. Lantaran, wilayah KBB memiliki ribuan pesantren yang bisa menangkis ajaran berbahaya tersebut.

“Di KBB ini banyak pesantren yang santrinya pun mencapai puluhan ribu,” ujarnya. (*)


loading...

Feeds