Prajurit TNI Tak Dilarang Manfaatkan Medsos, Asal…

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, MARGAHAYU – Hari Ulang Tahun ke-69 Korps Pasukan Khas TNI AU (Korpashkas) diselenggarakan secara sederhana di markasnya di kawasan Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (17/10/2016). Padahal biasanya, kegiatan serupa dimeriahkan berbagai atraksi para prajurit dan alutsista (alat utama sistem senjata).

Komandan Korps Pasukan Khas TNI AU Marsekal Muda TNI Adrian Wattimena mengatakan di era globalisasi ini, prajurit diinstruksikan untuk memanfaatkan media sosial dan media massa dengan baik, di antaranya secara selektif mencerna setiap informasi yang didapat.

“Media sosial memegang peranan penting dalam menyalurkan informasi. saya terus menghimbau kepada seluruh Komandan Satuan Paskhas agar selektif dalam memanfaatkan media sosial dengan baik pada hal-hal yang bersifat positif. Kalau prajurit tidak bisa membatasi dalam penggunaan medsos, kita ada upaya mengingatkan serta mengawasi apa yang dilakukan prajurit melalui penekanan-penekanan,” tandas Dankorpaskhas.

Adrian menuturkan, kini miliaran manusia tidak dapat terlepas dari interaksi dengan media massa dan media sosial. Menurut Adrian, kekuatan inilah yang menjadikan media sebagai saluran yang dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan arah dan mendorong perubahan sosial, budaya, perilaku, bahkan ideologi bangsa.

“Setiap prajurit dalam berbuat dan bertindak agar mengutamakan prosedur dan mekanisme tindakan sesuai protap yang telah diberlakukan, sehingga sorotan atau penilaian negatif terhadap tindakan prajurit tidak menjadi salah kaprah, baik oleh masyarakat, terlebih lagi media massa,” kata Adrian saat ditemui seusai upacara peringatan HUT ke-69 Korpashkas.

Adrian mengatakan media sosial dan media massa kini berperan besar dalam memberikan informasi, baik yang bermanfaat maupun yang sebaliknya bahkan merugikan. Karenanya, setiap prajurit harus dapat memilah informasi yang didapatnya dengan baik, mana yang positif, mana yang negatif.

“Kini semua punya gadget. Selain yang baik, ada juga banyak info yang menyesatkan. Makanya prajurit ditekankan untuk selektif dalam memanfaatkan media sosial. Kami tidak bisa batasi, hanya peringatkan dan awasi apa yang dilakukan prajurit,” tuturnya.

Menurutnya Korpaskhas terus mendapat dukungan dari Pimpinan TNI AU berupa alutsista dan alat komunikasi, disesuaikan dengan tingkat ancaman dan gangguan keamanan serta kedaulatan NKRI. (apt)

 


loading...

Feeds