E-Arsip Cara Aman Simpan Dokumen

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Perkembangan pengelolaan kearsipan saat ini harus mulai berjalan dengan baik, karena merupakan implikasi mendasar dari diberlakukannya otonomi daerah. Arsip juga merupakan dokumen tertulis yang memiliki nilai penting tersendiri, maka dalam penyimpanannya harus benar dan tertib.

Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Pengembangan Sistem informasi (Bapapsi) Kabupaten Bandung Tri Heru Setiati,SH.,SP1 menjelaskan, manfaat dari e-arsip ini yakni Pencarian secara full-text, dengan mencari file berdasarkan kata kunci maupun nama dan menemukannya dalam bentuk full text dokumen, Tri Heru Setiati melanjutkan, kecil kemungkinan file akan hilang

“Karena kita hanya akan melihat di layar monitor atau mencetaknya tanpa dapat mengubahnya. Kita dapat mencarinya bedasarkan kata atau nama file jika tanpa sengaja dipindahkan. Tentunya ada prosedur untuk membackup ke dalam media lain, misalnya CD atau external hard disk, menghemat tempat,” jelas Tri.

Lebih jauh Tri Heru mengungkapkan mengarsip secara digital, dapat meminimalisir risiko rusaknya dokumen kertas atau buram karena usia. Berbagai arsip secara mudah disimpan, karena berbagi dokumen akan mudah dilakukan memalui LAN bahkan internet, meningkatkan keamanan.

“Karena mekanise kontrol secara jelas dicantumkan pada buku pedoman pengarsipan secara elektronis, maka orang yang tidak mempunyai otorisasi relatif sulit untuk mengaksesnya, mudah dalam melakukan recovery data, dengan memback-up data ke dalam media penyimpanan yang compatible,” imbuhnya pula.

Sosialisasi/Bimtek Kearsipan diikuti OPD, Kecamatan, Kelurahan, Kepala TU SMPN dan Kepala TU UPTD TK/SD & SMPN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, sebanyak 150 orang peserta, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta agar mampu mengaplikasikan pengelolaan kearsipan secara efektif dan efisien dilingkungan kerja masing-masing. (apt)

 


loading...

Feeds

Air merendam rumah warga di Kec. Pasaleman yang tingginya hampr menutup rumah. Foto: Bagja/pojokjabar

1.000 KK Korban Banjir Butuh Bantuan

POJOKJABAR.com, CIREBON – Lebih dari 1.000 Kepala Kelurga (KK) di Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon menjadi korban bencana banjir akibat jebolnya …