Polisi: Jangan Mudah Terbujuk Investasi Bodong

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG -Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak terbujuk rayuan mendapat bunga besar dalam bentuk investasi. Hal ini, menyusul terbongkarnya praktik penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang dikategorikan kasus penipuan.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M. Joni, menuturkan, modus investasi bodong kerap terjadi ditengah-tengah masyarakat. Biasanya, pelaku merayu calon korbannya dengan menjanjikan bunga yang lebih besar dari modal yang diberikan korban.

“Biasanya ada yang tergiur dijanjikan dapat 10 sampai 20 persen. Tapi setelah investasi masuk, hanya satu bulan pertama saja yang dibayarkan, sisanya tidak,” kata Joni saat ditemui di Markas Polrestabes Bandung, Kamis (13/10/2016).

Joni mengimbau, saat ini masyarakat harus meningkatkan kewaspadaannya terhadap praktik-praktik penipuan berkedok investasi dan selektif dalam upaya memutarkan uangnya.

Menurutnya, masyarakat patut mencurigai manakala ada seseorang yang menawarkan investasi dan mampu memutarkan uang jauh lebih besar dari modal yang korbannya berikan.

“Lalu dilihat juga, profitnya seperti apa. Pemodal dapat berapa dan pelaku dapat berapa. Kalau sama-sama besar, itu juga patut dicurigai bisnisnya apa. Terus dilihat juga bisnisnya apa, kalau realitanya tidak ada, lalu dicek bisnisnya tidak ada jelas termasuk modus penipuan,” katanya.

Joni menuturkan, orang yang melakukan praktik penipuan berkedok investasi ini dapat dikenakan Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan.

“Ancaman hukumannya bisa empat tahun atau lebih,” katanya.(nif)


loading...

Feeds

Obrolan Bersama Pojokjabar Tentang Pilbup Bogor di Graha Pena, Kamis (14/12/2017)

PIlbup 2018 di Mata Kader PDIP

POJOKJABAR.com, BOGOR– Sejumlah tokoh di Kabupaten Bogor yang ramai di media soal bursa pencalonan cabup/cawabup, dipertemukan Pojokjabar.com di Graha Pena …