Macet Proyek Skywalk, Lalu Lintas di Cihampelas Kota Bandung Direkayasa

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Rekayasa jalan sekitar pembangunan proyek Skywalk di kawasan Jalan Cihampelas, Bandung, diberlakukan secara situasional bila arus lalu lintas padat. Jajaran Satlantas Polrestabes Bandung menghimbau pengguna jalan agar menggunakan jalur alternatif agar mengurangi dampak penumpukan kendaraan bermotor.

Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Asep Pudjiono mengungkapkan, pekerjaan Sky Walk Cihampelas dimulai 16 September 2016 dan diperkirakan selesai pada Desember 2016.

“Sebagai upaya untuk memecah penumpukan dan antrian kendaraan di kawasan Cihampelas kami melakukan rekayasa jalan selama proyek pembangunan berlangsung,” jelas Asep di kantor Satlantas Bandung Jalan Aceh, Jumat (14/10/2016).

Arus lalu lintas yang direkayasa diantaranya kendaraan dari arah Jalan Setiabudi dipecah menjadi dua. Satu lajur melalui Jalan Cihampelas dan satunya melewati Jalan Bapa Husen-Jalan Cipaganti-Jalan Eyckman kemudian kembali menggunakan Jalan Cihampelas.

Kemudian, rekayasa di Jalan Cipaganti mulai dari Jalan Eyckman sampai dengan Jalan Bapa Husen digunakan dua lajur. Alternatif lainnya, menggunakan Jalur Gandok-Jalan Siliwangi-Jalan Ir.H.Djuanda dan melalui Jalan Lamping serta Jalan Boscha.

“Rekayasa jalan ini berlaku situasional dan merupakan upaya pemecahan volume kendaraan yang mengarah ke Jalan Cihampelas. Diharapkan beban volume kendaraan yang melintas di sekitar proyek Skywalk dapat tertampung,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan Skywalk sepanjang 450 meter ini merupakan bagian dari program penataan kawasan yang dimulai dari Rumah Sakit Advent hingga Hotel Promenade. Sky walk merupakan jembatan khusus bagi para pejalan kaki, yang membentang di atas atau di pinggir jalan.

Dengan keberadaan skywalk, para pejalan kaki diharapkan bisa berjalan dengan aman dan nyaman, dan kendaraan pun bisa melaju tanpa lalu lalang orang yang menyeberang.(nda)


loading...

Feeds