Gara-Gara Berdemo, Warga Bandung Barat Itu Ditantang “Adu Jotos” sampai Mati

Ratusan warga Kampung Cidadap, RT 01 RW 12, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat mengepung proyek pembangunan perumahan yang berdiri di sekitar pemukiman warga

Ratusan warga Kampung Cidadap, RT 01 RW 12, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat mengepung proyek pembangunan perumahan yang berdiri di sekitar pemukiman warga

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Ratusan warga Kampung Cidadap, RT 01 RW 12, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat mengepung proyek pembangunan perumahan yang berdiri di sekitar pemukiman warga, Jumat (14/10/2016).

Mereka marah kepada pengembang PT. Darmasetia Cipta Graha yang tidak pernah menggubris keinginan warga menghentikan proyek tersebut. Pasalnya saat hujan turun, pemukiman warga sering banjir.

Seorang pengembang PT Darmasetia Cipta Graha sempat menantang salah seorang warga untuk adu jotos sampai mati sesaat setelah digelarnya aksi demo yang dilakukan warga.

Bahkan seorang pengembang dari PT. Darma Setia Graha yang diketahui bernama Tantan tiba-tiba mendatangi kordinator aksi dari perwakilan warga Yoga Zara Andrita, 28. Tantan bersikukuh meyakinkan Yoga bahwa persyaratan izin sudah dipenuhinya hingga ujungnya menantang berduel sampai mati.

“Kamu maunya apa? Hayu duel di sini sama saya sampai mati,” ujar Tantan.

Meski adu fisik tidak sempat terjadi, namun aksi demo pun sempat berakhir ricuh sebelum diamankan petugas kepolisian untuk berembug di rumah warga. Setelah warga bersama petugas kepolisian dan Babinsa Desa Padalarang berkumpul, akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pertemuan pada malam hari setelah petugas menghubungi pihak pengembang yang tak datang dalam pertemuan itu.

Tantan selaku pengembang mengklaim, bahwa pihaknya telah mengantongi izin. Bahkan, Dirinya meyakini telah memenuhi prosedur yang berlaku.


loading...

Feeds