Keberangkatan Bupati Bandung Barat ke Korea Selatan Diprotes

Bupati Bandung Barat Abubakar

Bupati Bandung Barat Abubakar

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT -Keberangkatan Bupati Bandung Barat Abubakar dan beberapa kepala SKPD serta Dirut PT Perdana Multiguna Sarana (PMgS) selaku BUMD Kabupaten Bandung Barat ke Korea Selatan sejak 8-12 Oktober 2016, untuk meninjau teknologi insinerator yang digunakan untuk mengolah sampah menjadi energi listrik sekaligus melakukan MoU dengan BUMD di Korea Selatan, menuai protes keras dari DPRD Kabupaten Bandung Barat.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menyesalkan keberangkatan dari jajaran pemerintah daerah ke Korea Selatan untuk melakukan MoU pengolahan sampah tidak melibatkan DPRD Kabupaten Bandung Barat. Padahal, kata Aa, setiap melakukan kerjasama atau MoU antara pemerintah daerah dengan pihak lain, perlu adanya persetujuan dewan.

“Yang namanya MoU atau kerjasama antara pemerintah daerah dengan pihak lain itu, harus ada persetujuan dewan. Karena dalam melakukan kerjasama akan menggunakan APBD. Keberangkatan ke Korea yang dilakukan eksekutif ini tidak ada pemberitahuan sebelumnya, apalagi undangan. Minimal, harusnya ada pemberitahuan kepada Komisi II,” sesal Aa.

Aa mencontohkan, kerjasama yang dilakukan oleh pemerintah daerah bekerjasa dengan PT Bangunbina Persada selaku kontraktor pembangunan Pasar Panorama Lembang harus mendapat persetujuan dari dewan. Apalagi ini, akan melakukan kerjasama dengan pihak lain di luar negeri.


loading...

Feeds

Ilustrasi PJU.

Dishub Kota Cimahi Pasang 367 PJU Baru

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi sepanjang tahun ini telah melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sebanyak …