BBPOM Kota Bandung Telusuri Produsen Permen Jari

Foto Permen Jari Berbahaya

Foto Permen Jari Berbahaya

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung menyita ribuan bungkus permen yang tidak memiliki izin edar dari sejumlah toko grosir di Bandung, Rabu(12/10/2016). Pihak BBPOM juga akan menelusuri produsen permen yang diduga berani mencantumkan izin edar dari BPOM palsu itu.

“Penyitaan terhadap 17 merek permen ilegal kami lakukan selama sepekan terakhir,” kata Kepala BBPOM Bandung, Abdul Rahim, Kamis(13/10/2016).

Dikatakannya, pihak BBPOM melakukan operasi ke sejumlah toko grosir yang menjual makanan dan minuman secara acak.

“Di masyarakat permen ini dikenal dengan permen jari, harganya dijual bervariasi sekira harganya Rp 1000 per bijinya kalau mengecer,” ungkapnya.

Dikatakan Abdul, dari ke-17 merek permen itu diketahui mencantumkan izin edar dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun izin edar tersebut ternyata palsu setelah dicek nomor registrasinya. Pihaknya, kata Abdul, tengah melakukan penelusuran tempat produksinya.

“Izin edarnya ternyata palsu, jadi akan kami telusuri. Produk tanpa izin edar tidak boleh dikonsumsi,” pungkasnya. (nif)


loading...

Feeds

Ilustrasi PJU.

Dishub Kota Cimahi Pasang 367 PJU Baru

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi sepanjang tahun ini telah melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sebanyak …