Warga Jawa Barat Banyak yang Bermukim di Area Rawan Bencana

Ilustrasi Korban Bencana Alam

Ilustrasi Korban Bencana Alam

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Memasuki musim penghujan ini banyak warga Jawa Barat yang terancam bencana. Hal ini dikarenakan mereka tinggal di daerah-daerah yang rawan bencana.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Mitigasi, Gunung Api, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Gede Suantika. Dia membuktikan, tingginya jumlah korban bencana alam di Jabar berkorelasi dengan jumlah kejadian longsor atau banjir bandang.

Artinya, kata dia, cukup banyak masyarakat Jabar yang masih tinggal di daerah yang rawan bencana, salah satunya longsor. Oleh karena itu, untuk mengurangi jumlah korban bencana alam, menurutnya perlu ditingkatkan mitigasi dengan meningkatkan kemampuan masyarakat di daerah rawan.

“Terkait longsor, secara fisik bisa dilakukan penguatan lereng dekat pemukiman yang rawan longsor. Selain itu juga bisa membuat bangunan kayu bertipe rumah panggung yang gampang diperbaiki untuk wilayah dengan potensi gerakan tanah tipe rayapan,” kata Gede saat dikonfirmasi di Bandung, Rabu (12/10/2016).

Selain itu, dia berharap masyarakat bisa mengatur drainase agar pembuangan air permukaan tidak masuk ke rekahan-rekahan yang rawan longsor.

“Kemudian membuat cekdam sepanjang lembah sungai untuk menghambat banjir bandang dan reboisasi lahan basah persawahan di lereng curam atau terjal,” katanya.


loading...

Feeds