Walikota Cimahi Ingatkan Warga Soal Ajaran Menyesatkan

Atty Suharti

Atty Suharti

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Walikota Cimahi Atty Suharti mengingatkan seluruh masyarakat dan tokoh agama untuk mewaspadai dan mengantisipasi terhadap ajaran-ajaran menyesatkan bertopeng agama seperti fonemena yang tengah ramai diperbincangkan padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

“Sejauh ini saya belum menerima laporan adanya warga Cimahi yang menjadi korban atau pengikutnya. Semoga tidak ada,” katanya kepada pewarta, Rabu (12/10/2016).

Menurutnya, sebagai dewan Penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bandung, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendeteksi dini ajaran-ajaran yang menyimpang.

Tidak hanya itu, jangan sampai ajaran-ajaran yang menyimpang menyebabkan gangguan terhadap kegiatan ibadah pemeluk agama lainnya.

“Kami menghimbau untuk mendeteksi dini agar tetap terjaga masing masing pemeluk agama menjalankan ibadah dan terhindar dari ajaran yang menyimpang,” katanya.

Menurutnya, pratik penipuan yang dilakukan Kanjen Dimas sudah biasa terjadi di dunia ekonomi atau praktik investasi yang menawarkan keuntungan diluar batas kewajaran.

“Untuk mendapatkan keuntungan dengan promosi dari mulut ke mulut jadi meyakinkan orang (karena) ada contohnya. Tapi kebenarannya itu hanya gimmick,” pungkasnya. (*/bwo)


loading...

Feeds