Waduh… Permukiman Kumuh di Kabupaten Bandung Akan ‘Dimusnahkan’

Ilustrasi Pemukiman Kumuh di Bogor.

Ilustrasi Pemukiman Kumuh di Bogor.

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Pemda Bandung terus merancang perbaikan infrastruktur salah satunya menghilangkan permukiman kumuh. Untuk mencapai itu, Pemda melakukan baseline data kumuh di 171 desa/kelurahan di 20 Kecamatan Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser mengungkapkan telah menerapkanvprogram KOTAKU dan selanjutnya bisa disinergikan dengan program sabilulungan raksa desa. Tujuan utama dari sinergi keduanya yakni untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman hunian yang layak, produktif dan berkelanjutan khususnya di Kabupaten Bandung.

“Sinergi ini sebenarnya akan mendukung menurunnya luas permukiman kumuh menjadi 0 Ha, terbentuknya kelompok kerja perumahan dan kawasan permukiman dalam pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh yang berfungsi dengan baik khususnya yang ada di Kabupaten Bandung,” ucap Dadang, Rabu (12/10/2016).

Pada kesempatan yang sama Dadang kembali mengingatkan mengenai Sabilulungan Raksa Desa yang selanjutnya akan berkaitan langsung dengan program KOTAKU.

“Sabilulungan Raksa Desa sebagai program unggulan, merupakan upaya Pemkab (pemerintah Kabupaten) Bandung dalam mensejahterakan masyarakatnya. Bagaimana masyarakat memiliki rumah yang layak huni, air yang cukup dan bersih, kakus (jamban) yang sehat, pengelolaan sampah dan pembuangannya juga terjaganya kelesetarian alam sekitar,” pungkasnya.

Melalui sinergitas program ini, menurut Dadang pengentasan permukiman kumuh di Kabupaten Bandung akan tercapai dengan baik.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perumahan Dinas Perumahan, Tata Ruang dan Kebersihan (DISPERTASI) H. Ben Indra Agusta, St.,MM menyebut, telah melakukan baseline data kumuh di 171 desa/ kelurahan di 20 Kecamatan Kabupaten Bandung.

“Kami juga melaksanakan penanganan kumuh melalui pola PLPBK (Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas) di 12 desa di Kecamatan Lokasi eksisting, percepatan pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh melalui kolaborasi di 12 desa/ kelurahan di 8 kecamatan dan peningkatan penghidupan masyarakat berbasis komunitas (PPMK) di 42 desa/ kelurahan,” ungkap Ben. (apt)


loading...

Feeds

BUMD

BUMD Bandung Barat Masuk Catatan Hitam

POJOKJABAR.com, NGAMPRAH – Mangkirnya Direksi BUMD Kabupaten Bandung Barat PT. Perdana Multiguna Sarana (PMgS) menyulut emosi anggota DPRD Bandung Barat …