2 Hari Berturut-Turut, Lima Kampung di Saguling Kabupaten Bandung Diterjang Longsor

Ilustrasi Longsor

Ilustrasi Longsor

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Warning bencana untuk Jabar benar-benar terbukti. Setelah jembatan di Banjar ambrol, kini giliran wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) diterjang longsor.

Hujan deras yang mengguyur KBB selama beberapa hari terakhir menyebabkan bencana longsor yang terjadi di empat titik di Kecamatan Saguling, KBB, Senin – Selasa (10-11/10).

Sejak kejadian hingga Selasa (12/10/2016), sejumlah instansi gabungan mulai dari kepolsian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Koramil dan Kecamatan, telah mengevakuasi korban yang rumahnya terkena longsor. Tenda untuk menampung para korban sudah terpasang di titik-titik bencana.

Bencana longsor pertama menimpa Kampung Cipeuteuy Desa Saguling Kecamatan Saguling KBB. Perisiwa ini terjadi pada pukul 16.00 WIB. Longsor tersebut menimpa satu rumah warga milik Dudi dan sempat menutupi jalan sepanjang 20 meter.

Peristiwa kedua terjadi di Desa Jati, kecamatan Saguling sekitar pukul 16.30 WIB. Longsor tersebut menimpa 5 rumah milik warga sekitar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 5-10 juta/rumah.

Bencana longsor ketiga terjadi di Kampung Cikarang Desa/Kecamatan Saguling KBB, sekitar pukul 17.00 WIB. Longsor tersebut menimpa 4 rumah warga sekitar. Akibat longsor tersebut, dua warga yang saat itu sedang berada di rumha harus mengalami luka berat akibat terkena runtuhan material longsor dan rumah.

Selanjutnya, longsor terjadi di Kampung Ciiwur Desa Cikande Kecamatan Saguling KBB, sekitar pukul 21.00 WIB malam. Longsor tersebut menimpa dua rumah milik warga sekitar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta/rumah. Tidak ada korban jiwa dalam lonngsor tersebut.

Dan terakhir, longsor terjadi di Kampung Cijambe Desa Cikande Kecamatan Saguling KBB, sekitar pukul 22.00 WIB. Longsor tersebut sempat menghalangi jalan sepanjang 25 meter dan langsung dibersihkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cikande dengan alat seadanya.

Bencana longsor menimpa tiga desa di di kecamatan Saguling, Bandung Barat. Akibatnya, 12 rumah milik warga rusak dan dua orang terluka.

Kapolresta Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa pemicu longsor karena intensitas hujan yang tinggi sejak Senin (10/10/2016) lalu.

Longsor di wilayah tersebut, diakuinya, membuat empat kendaraan roda dua tertimbun tanah dan langsung dievakuasi. Yang lebih parahnya, longsor tersebut juga menutupi akses jalan menuju desa tetangga. “(Jalan) belum bisa dilewati. Kerugian material belum bisa ditaksir,” kata Ade.

Saat ini, ada tujuh Kepala Keluarga yang berdekatan dengan lokasi longsor telah diungsikan/dievakuasi ke rumah kerabatnya untuk mengantisipasi longsor susulan. Pihaknya langsung melakukan himabauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan evakuasi.

Dijelaskan, jika dikalkulasikan, dari kelima wilayah yang mengalami longsor, ada 12 rumah yang terkena dampak longsor, dua korban mengalami luka berat, dua motor tertimbun material longsor serta kerugian total yang mencapai Rp 60 juta.

Hingga kini Polresta Cimahi dan BPBD Bandung Barat masih melakukan antisipasi dan sejumlah pengamanan terkait kemungkinan adanya longsor susulan.

“Kami menghimbau warga yang berada di sekitaran titik longsor untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebab dikahawatirkan terjadi longsor susulan,” pungkas Ade. (bie)


loading...

Feeds