Pemkot Gandeng Kodim Tangani PMKS

PMKS

PMKS

POJOKSATU.id,BANDUNG-Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan Komando Distrik Militer (KODIM) 0618/BS menangani pembinaan dan penertiban Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di jalanan Kota Bandung. Penandatangan kesepakatan dilakukan oleh Walikota Bandung M. Ridwan kamil dan Dandim 0618/BS Bandung Letkol Rudy M Ramdhan  saat apel upacara pagi di Plaza Balaikota Bandung Senin (13/4).

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Dodi Ridwansyah menjelaskan, Kota Bandung sebagai kota metropolitan dihadapkan pada permasalahan PMKS di 24 titik. Seiring dengan era globalisasi ditandai dengan pemutusan hubungan kerja, penurunan daya beli masyarakat dan semakin sempitnya lapangan pekerjaan mendorong adanya PMKS.

Dengan situasi tersebut, maka dapat diprediksi gelandangan, pengemis, pengamen jalanan dan sejenisnya akan mengalami peningkatan populasi di jalanan. Dodi menambahkan dilihat dari aspek kesehatan sosial kondisi kehidupan PMKS sangat memprihatinkan. Kondisi kehidupan PMKS sangat memprihatinkan, pola kehidupan mereka di perkotaan cenderung konsumtif dan mengelompok di kantong kemiskinan. Mereka tinggal di tempat yang beresiko tinggi seperti di kolong jembatan, pinggir jalan dan tempat lainnya.

“Diharapkan dengan kerja sama ini mampu meningkatkan kondisi keamanan, kenyamanan dan ketertiban warga dalam beraktivitas”, paparnya. Dodi berharap kerjasama tersebut dapat terlaksana dan terkordinasi dengan baik sesuai yang diharapkan.

Sementara itu, Walikota Bandung  Ridwan Kamil menegaskan, akan ada 24 aspek PMKS yang menjadi sasaran penertiban. “Kerjasama dengan kondim di 24 titik itu untuk menertibkan,” tegasnya. PMKS  ini kan variasinya banyak  dari yang terlihat dijalan sampai yang tidak terlihat dibeberapa pinggiran kota.

Emil menerangkan tahun ini sedang  ada projek konstruksi  Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) tahap satu. “Puskesos lagi dimulai dan mau dilelang,” katanya. Tahun ini ada projek konstruksi Puskoses tahap satu. Menurut Emil  tahun ini ada fasilitas yang jauh lebih komperhensif, seperti rumah singgah  ada yang ngontrak, sehingga nantinya punya rumah sendiri.(gun/yaz)

 

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …