Tahun Ini, 5.000 Unit Rutilahu Segera Diperbaiki

MEMPRIHATINKAN : Ratusan rumah di Desa Ciherang sudah tidak layak huni. Foto : Farhan : Radar Cianjur / Pojoksatu.id)

Ilustrasi

POJOKSATU.id,BANDUNG-Sebanyak 5.000 unit dari 51.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Bandung akan diperbaiki tahun ini. Kabid Perumahan Dinas Perumahan Tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Bandung, Ben Indra mengatakan, minimnya jumlah rumah yang direnovasi lantaran kemampuan APBD yang terbatas. Selain itu, bantuan dana rutilahu sifatnya stimulan.

“Perbaikan Rutilahu bisa juga bersumber dari bantuan pemerintah pusat maupun Pemprov Jabar. Namun, akibat adanya pergantian nama kementerian sehingga sampai saat ini belum diketahui jumlah bantuan dari pemerintah pusat,” katanya, kepada wartawan, Minggu (12/4).

Mengenai jumlah anggaran bantuan perbaikan Rutilahu dari Pemkab Bandung, Ben mengatakan, untuk satu unit anggarannya Rp7,5 juta. “Perbaikan Rutilahu dilakukan Tim Pemberdayaan Masyarakat (TPM) yang dibentuk berdasarkan usulan dari kepala desa,” ujarnya.

Dirinya menjamin rutilahu akan tepat sasaran, seiring syarat yang diberlakukan. Diantaranya status tanah yang didiami harus legal, rumah yang diperbaiki kondisinya tidak layak, dan ada usulan dari RT/RW. “Untuk warga yang rumahnya belum tersentuh perbaikan, akan diajukan tahun mendatang,” ujarnya.

Diharapkan lewat program ini menjadi solusi bagi warga untuk memiliki hunian yang layak. Ditanya berapa jumlah rutilahu di Kab. Bandung, ia menyebut belum mengetahui data persisnya, karena masih dilakukan pemutakhiran. Namun diperkirakan masih terdapat puluhan ribu rutilahu.

“Sejak tahun 2006 pemkab terus berupaya memperbaiki rutilahu, termasuk bantuan dari pemerintah pusat,” ungkapnya. Dikatakan, rutilahu sifatnya stimulan, tapi harus ada dukungan warga sekitar, termasuk corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan swasta dan kolaborasi antar dinas.

“Keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan untuk program perbaikan rutilahu,” ucapnya. (apt/yaz)

 

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …