Persiapan KAA, Ribuan Personel Kodam Disebar

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil

POJOKSATU.id,BANDUNG-Jelang peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-60, 24 April 2015 mendatang, Pemkot Bandung beserta personel gabungan TNI, Polri dan para relawan menggelar kerja bakti, benahi kawasan Alun-Alun serta kawasan jalan Asia-Afrika, dalam rangka sambut helatan 10 tahunan ini.

Kegiatan kerja bakti bersama ini, untuk menyelesaikan infrastruktur jelang hari H peringatan KAA. Hal itu disampaikan Wali kota Bandung, Ridwan Kamil, di sela-sela kegiatan itu.”Hari ini, kita mengadakan kerja bakti bersama relawan TNI dan Polri, untuk membereskan beberapa infrastruktur. Terima kasih sekali untuk Pangdam, relawan, dan Polri yang membantu menyelesaikan target pembangunan ini” ucap Emil saat di wawancarai, di kawasan Alun-Alun Bandung, Minggu (12/4).

Pembenahan ini, tutur Emil, sebagai bentuk evaluasi dari segala persiapan yang sudah di rampungkan. “Kita memonitor dan evaluasi sampai sepuluh hari ke depan. Kalau sudah memenuhi target tidak usah kerja bakti lagi” ucapnya.   Kegiatan kerja bakti bersama ini, melingkupi pembenahan infrastruktur, pengecetan gedung, pemungutan sampah. Menurut informasi pada wartawan, terlihat sekitar 5.000 relawan yang turun dalam kerja bakti ini.

Emil mengatakan, sebanyak 5.000 relawan, 1.000 personel TNI dan 850 personel dari Kepolisian ikut serta dalam karya bakti massal yang tersebar di 250 titik di Kota Bandung. Ia mengajak personel TNI, Polri beserta masyarakat untuk bergotong royong dalam karya bakti masal tersebut.

“Kita jadikan semangat pagi ini momen bersejarah lahirnya gotong royong untuk Indonesia,” ujar Emil. Selesai apel bersama, wali kota beserta Pangdam III meninjau langsung kerja bakti pemungutan sampah dan pengecatan bangunan tua dan pembatas jalan. Bahkan Ia pun mengecat langsung pembatas jalan, dan berinteraksi langsung dengan para relawan, dan menyapa masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada personel TNI, Polri dan para relawan yang telah membantu kita hari ini, persiapan sudah mencapai 90 persen, tinggal detik-detik terakhir menuju hari H, persiapan kita sudah maksimal,” terang Emil. Wali kota Bandung dibantu Pangdam III akan mengevaluasi karya bakti massal tersebut, dan bila dipandang belum cukup, akan dilakukan kembali karya bakti di hari-hari berikutnya sampai menjelang pelaksanaan gladi bersih pada tanggal 18 April dan sebelum hari H yang akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Untuk kesiapan pengamanan, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Deni Kusnadi Thamim mengatakan persiapan pengamanan sudah berjalan beberapa hari yang lalu hingga 18 April mendatang. “Kesiapan pengamanan sudah berjalan, 18 April nanti akan digelar gladi resik yang dicek langsung oleh Panglima TNI,” terang Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Deni Kusnadi Thamim.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, untuk pengamanan KAA ke-60 Kodam III Siliwangi memiliki kekuatan sebanyak 3.150 personel yang akan tersebar ke dalam  beberapa titik dan rute. Untuk rute darat, mulai dari rute perbatasan antara Bekasi dan Karawang. Kemudian rute khusus dari Bandara Husen Sastranegara sampai nanti ke arah hotel Savoy Homann, Gedung Merdeka, Mesjid Agung Bandung dan Gedung Pakuan.

Dalam saat yang sama, ribuan orang yang tergabung dalam relawan peringatan Konferensi Asia Afrika yang ke-60 melakukan video flash mob di Taman Alun-alun Bandung, Minggu (12/4). Turut hadir juga Wali Kota Bandung Ridwan Kamil serta ibu Wali Atalia Kamil di acara pembuatan video flashmob tersebut.

Ridwan Kamil serta Atalia Kamil ikut menyemangati relawan yang rela berpanas-panasan yang pada hari itu juga dilaksanakan kerja bakti massal dan pengecatan di sekitar Alun-alun Bandung guna memperindah saat penyelenggaraan KAA nanti pada tanggal 24 April 2015. Ridwan Kamil mengatakan bahwa relawan yang hadir pada pembuatan video flashmob tersebut bukan merupakan relawan untuk di Gedung Merdeka. Relawan tersebut akan terbagi dalam 60 acara yang diselenggarakan guna memeriahkan penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika ke-60.

“Relawan tersebut nantinya akan terbagi dalam 60 acara yang terdiri dari sekitar 10 acara dari  Pemerintah Kota Bandung, 30 dari Komunitas ada acara dari pusat dan dari KAA itu sendiri yang membutuhkan tenaga yang sifatnya relawan” ujar Ridwan Kamil. Ia juga menjelaskan bahwa nantinya di hari H saat penyelenggaraan KAA ada relawan yang mengurus informasi, lapangan lalu lintas dan acara. “Karena kan hari Jumat itu diliburkan, nanti ada pesta rakyat di RW-RW yang dikelola kecamatan. Nanti relawan ini sebagai kreatif yang menyelenggarakan gagasan berkesenian dan kreatifnya” ungkapnya.

Pria yang biasa disapa Emil ini juga mengatakan bahwa dengan adanya relawan guna membantu memeriahkan penyelenggaraan KAA tahun ini merupakan sebuah semangat dengan bersifat kolaborasi. Relawan yang hadir pada acara flashmob tersebut sebagian besar berasal dari kalangan mahasiswa atau warga dengan usia muda.

“Di KAA ke-60 tahun ini, semangatnya betul-betul kolaborasi. Sifat kolaborasi ini ditunjukan dari anak-anak yang sebagian besar mahasiswa dan ini merupakan kolaborasi tenaga”, ucap Emil. Emil juga mengatakan lebih lanjut jika ada sekitar ribuan personil dari TNI dan Polri dari Jawa Barat ikut serta dalam pengecatan dan kerja bakti massal di alun-alun.

“Kurang lebih ada sekitar ribuan yang bergerak untuk membereskan 10% dari persiapan infrastruktur. Kalau hari ini tidak tidak terkejar, tadi Pangdam sudah menyampaikan setiap hari TNI akan membantu sampai tanggal 18 dimana Presiden Jokowi akan hadir untuk melakukan gladi bersih di Bandung,”terang Emil.

Pada acara itu juga Emil memberikan hadiah kepada para pemenang sayembara nama-nama singkatan guna memeriahkan KAA seperti Bandung; Badan Pelindung, Sri Langka; Semangat Tertib Lalu Lintas KAA, India; Informasi Dunia Maya, Indonesia; Informasi dan Operasi Pelayanan Sekitar Kota dan Burma; Badan untuk Ramaikan Acara. (cr6/mur/yaz)

 

Feeds