Dor..! Peluru Bersarang di Paha Perampok

 

Perampokan

ilustrasi

POJOKSATU.id, BANDUNG– Peluru bersarang di paha kanan perampok bernama Jon Jon alias Perak (32). Ia dihadiai timah panas karena melawan saat hendak diringkus anggota Polrestabes Bandung, Jumat (10/4).

Warga Jonggol ini merupakan pelaku perampokan di sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sasarannya adalah toko sembako dan minimarket yang beroperasi 24 jam. Pelaku juga merupakan residivis dengan kasus yang sama.

“Saya baru keluar dua bulan lalu dari Kebon Waru dengan kasus yang sama. Setelah keluar saya baru beraksi di lima tempat,” kata Jon Jon saat ditanyai wartawan di Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Jumat (10/4).

Diakuinya, kelompoknya termasuk komplotan perampok asal Cianjur. Ia menyebut, dua anggota komplotannya berasal dari Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Namun kedua rekannya tersebut berhasil melarikan diri setelah disergap petugas.

Petugas menangkap rekan Jon Jon yang di ketahui bernama Fadilah, warga Bandung yang sedang dirawat karena luka tembakan petugas mengenai bagian belakang tubuhnya.

Dari aksinya tersebut, diketahui Jon Jon mendapatkan upah sebesar Rp1 juta di setiap aksi perampokannya.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Angesta Romano Yoyol, mengatakan, Jon Jon dan Fadilah ditangkap ketika melaksanakan perburuan di wilayah hukum Polsek Bandung Kulon. Timnya  melihat kegiatan mencurigakan di Jalan Melong Raya Cijerah No 168 RT 2/5, Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon dan langsung melakukan penyergapan di tempat kejadian perkara (TKP).

Para pelaku melakukan perlawanan. Karena itu, petugas melumpuhkan Jon Jon dan Fadilah setelah keduanya menghiraukan tembakan peringatan.

“Petugas kami melihat empat pelaku yang menggunakan kendaraan Xenia Silver tengah mencongkel gembok sebuah toko,” kata Yoyol kepada wartawan di markas Polrestabes Bandung, Jumat (10/4).

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa lima buah mata kunci palsu berikut satu buah pegangannya, dua buah linggis, dan satu buah gunting. Selain itu, polisi juga mengamankan satu buah obeng, satu buah rantai, satu buah kunci gembok, sebilah golok, dan satu unit kendaraan roda empat.  Pelaku yang ditembak ini dijerat pasal 365 KUHP yang ancaman penjara di atas lima tahun.

(radarbandung/cr6)

Feeds