1.940 Calon Jemaah Haji Bandung Siap Berangkat

Jamaah haji

Jamaah haji

POJOKSATU.id, SOREANG -Sebanyak 1.940 calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Berdasarkan jadwal, kloter pertama jemaah haji asal Jawa Barat akan berangkat 20 Agustus mendatang.

Menghadapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung akan memberikan berbagai pemeriksaan dan pemberian vaksin kepada para calon jemaah haji sebelum keberangkatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Ahmad Kustijadi mengatakan pelayanan kesehatan yang akan diberikan kepada calon jemaah haji adalah pemberian vaksin meningitis.

“Dua pekan sebelum keberangkatan, calon jemaah haji akan diberikan vaksin meningitis,”tutur Ahmad, Jumat (10/4).

Pada saat di Tanah Suci jutaan orang dari seluruh dunia berkumpul dalam waktu yang bersamaan, sehingga penyebaran penyakit menular sangat mudah. Dengan vaksin, maka paling tidak resiko tertular penyaki menjadi lebih kecil.

Pemberian vaksin meningitis, lanjut Achmad, bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh bagi para calon jemaah haji. Dengan demikian, transmisi penyakit menular tersebut bisa dicegah.

Achmad menuturkan, meningitis merupakan radang pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini disebabkan oleh virus, bakteri, ataupun mikroorganisme lainnya.

Gejala umum meningitis adalah sakit kepala dan leher kaku disertai demam, kebingungan atau perubahan kesadaran, muntah, dan kepekaan terhadap cahaya atau suara keras. Keterlambatan penanganan penyakit ini bisa menyebabkan kematian, seperti yang dialami artis dan komedian Olga Syahputra baru-baru ini.

“Untuk itu, vaksin meningitis dibutuhkan agar sistem antibodi bertahan dengan baik,” kata Achmad.

Vaksin meningitis juga akan diberikan kepada calon jemaah haji yang tengah mengandung. Namun, hanya untuk jemaah yang usia kandungannya 12-32 minggu. Jika kurang atau lebih dari usia tersebut, akan sangat berbahaya bagi ibu dan janin yang dikandungnya.

Selain pemberian vaksin meningitis, menurut Achmad, Dinas Kesehatan juga akan melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan kepada para calon jemaah haji. Di antaranya, pemeriksaan penyakit tubercolosis dan asma.

“Jika membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, tim dokter dari tanah air juga sudag disiapkan di tanah suci nanti,” katanya.

Achmad menambahkan, meski pemeriksaan dari Dinas Kesehatan baru akan dilakukan beberapa bulan ke depan, para calon jemaah haji diminta untuk segera memeriksakan kesehatan mereka lebih awal. Hal itu untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sebelum benar-benar siap berangkat ke tanah suci.

“Dengan begitu, berbagai gejala gangguan kesehatan bisa terdeteksi lebih awal, sehingga bisa dilakukan penanganan sejak dini,” ujarnya.

(mld)

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …