Sidang Tipikor Ade Swara Molor

Tipikor

Ade Swara

POJOKSATU.id, BANDUNG-Sidang perkara dugaan Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) Ade Swara dan istrinya Nurlatifah yang semula direncanakan pukul 9.00-12.00 WIB, hingga kini belum juga digelar.

Terdakwa Ade Swara dituntut 8 tahun dan istrinya 7 tahun penjara, Selasa (7/4) terdakwa melakukan pembelaan dalam sidang yang dipimpin Marudut Bakara di Pengadilan Tipikor Jalan RE Martadinata Bandung. Molornya sidang akibat adanya masalah Pledoi atau Pembelaan yang akan dibacakan karena ada beberapa Pensehat Hukum (PH) yang belum menandatangani.

Menurut Winarno Djati, Pledoi setebal 195 lembar ditambah dengan lampiran-lampiran, tebalnya sekira 20 sentimeter tidak ada masalah, hanya menunggu PH lain yang belum  menandatangani.

“Selain PH, para terdakwa juga akan membacakan Peldoi untuk Ade Swara 49 halaman, sementara Nurlatifah lebih tipis, tertulis tangan dikertas Polio. Isi Pledoi tersebut belum bisa diberitahukan karena belum dibaca,” terang Winarno.

Terdakwa Ade Swara dan Nurlatifah, disidangkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terkait dugaan korupsi gratifikasi Surat Persetujuan pemanfaatan Ruang (SPPR) sekira 5 Miliar.(gun/yaz)

 

 

Feeds