Sidang HM Ruslan Ditunda Gara-gara Advokat Mangkir

Sidang HM Ruslan Ditunda Gara-gara Advokat Mangkir

Ilustrasi

POJOKSATU.id, BANDUNG-Sidang mantan DPR RI atas nama HM Ruslan, batal diadili karena salah satu Advokat mangkir. Sidang lanjutan tidak lebih dari 5 menit, dipimpin  hakim  Marudut Bakara, terpaksa harus dibatalkan dan ditunda sampai Senin mendatang.

Penyebabnya karena berkas-berkas perkara berkaitan dengan perkara tersebut dibawa Advokat Maki. Berkas tersebut diantaranya ada bukti-bukti yang akan diperlihatkan kepada tiga saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU)

“Saksi-saksi akan dimintai keterangan dalam sidang, sudah hadir sesuai panggilan yakni Didin dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Jabar, Buldan dari Koni Jabar dan Amung dari Dinas Pemuda dan Olah Raga (Disporda), sehubungan sidang ditunda ketiga saksi terpaksa hadir kembali pada sidang yang akan datang,” terang JPU Deviyanti, saat ditemui RMOLJabar (Grup POJOKSATU.id) usai sidang penundaan di Pengadilan Negeri Bandung. Senin (6/4).

Sementara terdakwa, HM Ruslan, siap disidangkan, ia menunggu di ruang kresna. Terdakwa duduk di kursi pengunjung ditemani beberapa kerabat, serta keluarga, menggunakan baju kemeja putih, dalam status masih tahanan rutan (rumah tahanan). Padahal, tim advokat Naungan Harahap sudah mengajukan permohonan penangguhan atau pengalihan tahanan, dengan jaminan Keluarga, alasannya sakit.

Akibat sidang ditunda terdakwa Ruslan, dikembalikan ke ruang tahanan sementara pengadilan. Sidang hari ini, lebih dari 20 terdakwa, biasanya sidang berakhir hingga malam, para terdakwa pun dikembalikan ke rutan dengan pengawalan Polisi.

Ruslan Selaku Ketua KONI Jabar periode 2006-2010. Diduga telah merugikan Negara sekira Rp8 miliar. Uang dana hibah tersebut digunakan terdakwa, HM Ruslan dan Kuswara almarhum selaku bendahara KONI Jabar, tidak sesuai peruntukannya, bertentangan dengan UU No. 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Negara dan Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, hal itu telah memperkaya diri sendiri atau orang lain. Sidangnya kembali digelar Senin 13 April 2015 dengan agenda keterangan saksi.(gun/yaz)

 

Feeds