Kejari Bandung Agendakan Pemeriksaan Alex Tahsin

Alex Tahsin Ibrahim

Alex Tahsin Ibrahim

POJOKSATU.id, BANDUNG-Dua tersangka pejabat di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Alex Tahsin Ibrahim dan Didi Rismunadi, tersangka dugaan Korupsi Pembebasan Lahan SMAN 22 Bandung, belum ada yang disidangkan. Kejaksaan Negeri (Kejari) baru akan memanggil sebagai tersangka Senin depan.

Alex Tahsin Ibrahim sebagai Wakil Panitera Sekretaris PN Bandung, akan diperiksa penyidik Kejari Bandung. pada 13 April 2015. Kepastian tersebut disampaikan Fauzy Marasabessy, Ketua Tim Penyidik untuk kasus korupsi pembayaran lahan SMAN 22 Bandung.

“Surat Panggilan akan dikirim kepada yang bersangkutan pada tanggal 7 April 2015,” katanya kepada RMOLJabar (Grup PojokSatu.id) melalui pesan singkatnya. Senin (6/4) petang.

Menurut Kasi Intel Kejari Bandung, lamanya jarak waktu antara pengiriman surat dengan kehadiran  dimaksudkan agar tersangka lebih leluasa untuk mempersiapkan bukti-bukti, menunjuk pengacara yang akan mendampingi tersangka Alex dalam pemeriksaan dan lain-lain yang sifatnya meringankan posisinya sebagai tersangka.

Sementara itu, kasus korupsi yang diduga merugikan negara tak kurang dari Rp7 miliar dengan tersangka, Didi Rismunadi, mantan pejabat di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung. Dia berperan mengurusi administrasi dan menandatangani surat pencairan anggaran proyek.

“Kejari Bandung¬† dalam waktu dekat akan melimpahkannya ke Pengadilan Tipikor Bandung. Sekarang penuntut umum sedang menyempurnakan surat dakwaan,” jelasnya

Fauzy menambahkan, itu tidak lama. Bila sudah selesai, langsung kami limpahkan ke pengadilan. “Pekan depan, Kejari Bandung agendakan pemeriksaan terhadap Alex Tahsin Ibrahim,” tandasnya.(gun/yaz)

Feeds

Ilustrasi Pilkades

Bakal Calon Kades Setia Mekar Mundur

SALAH seorang bakal Calon Kepala Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, memilih mengundurkan diri dari peroses pencalonan saat hari terakhir …